Perpusnas gelar workshop konten kreatif berbasis kearifan lokal

Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menyelenggarakan workshop konten kreatif berbasiskan pada kearifan lokal untuk meningkatkan literasi masyarakat di era digital.

"Tantangannya bagaimana perpustakaan tetap eksis mengambil peran dalam meningkatkan literasi masyarakat di era digital saat ini. Platform digital menjadi ruang tak terbatas bagi masyarakat untuk berperan dalam pembudayaan kegemaran membaca dan literasi,” kata Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpustakaan Nasional, Adin Bondan, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin.

Dia menambahkan literasi adalah hal yang sangat esensi bagi kemajuan bangsa dan kemajuan individu. Seluruh bangsa menyepakati bahwa budaya literasi dapat mengantarkan sebuah negara menjadi berperadaban.

Budaya literasi semakin strategis dalam menjawab permasalahan bangsa. Masyarakat literat sangat berkorelasi dengan kualitas manusia itu sendiri. Sehingga dipandang perlu mewujudkan ekosistem kolektif masyarakat berpengetahuan.

Baca juga: Kemenkominfo minta ASN buat konten kreatif yang mendidik

Baca juga: Pakar bagi kiat agar kreator bisa kreatif dan positif di ruang digital

Di sisi lain disrupsi teknologi informasi tidak dapat dihindari. Semakin cepatnya pertumbuhan dan perkembangan teknologi khususnya internet merupakan tantangan sekaligus peluang bagi perpustakaan khususnya Perpustakaan Nasional dalam meningkatkan layanan guna menumbuhkan budaya literasi.

"Kreativitas generasi muda dalam melahirkan berbagai konten kreatif di platform digital menjadi harapan baru untuk membudayakan kegemaran membaca dan literasi, khususnya melalui berbagai karya berbasis konten lokal, " terang dia.

Salah satu platform yang perlu dimanfaatkan secara maksimal adalah YouTube. YouTube merupakan salah satu situs yang paling banyak dikunjungi di dunia, termasuk di Indonesia. Saat ini banyak muncul orang-orang yang mengunggah kegiatannya ke situs YouTube, Instagram, TikTok, dan sebagainya.

“Kegiatan berupa aktivitas sehari-hari, talk show/diskusi, tutorial, hingga review produk tertentu, semua dibuat menjadi konten menarik untuk ditonton, dan kita menyebutnya sebagai konten kreatif,” tambah Adin.

Baca juga: Pemerintah ajak masyarakat lestarikan budaya lewat konten kreatif

Baca juga: Fakultas SRD ITB siap latih 1.000 pembuat konten kreatif di Kaltim

Workshop Konten Kreatif Nusantara Berbasis Konten Lokal 2022 merupakan program Perpusnas untuk menemukan dan melahirkan para pembuat konten kreatif yang mampu mengangkat ilmu-ilmu terapan berbasis konten lokal, sehingga pembudayaan kegemaran membaca dan literasi dari berbagai konten lokal dapat terus relevan di berbagai medium ruang digital.

Ada sejumlah tahapan kegiatan yang bisa diikuti para peserta melalui tautan https://pappbb.perpusnas.go.id/kontenkreatifnusantara. Nantinya, bagi peserta yang terpilih akan diberikan workshop dari para content creator. Perpusnas menyediakan hadiah terbaik bagi lima konten yang terpilih.

Baca juga: KPI harap konten lokal edukatif & inspiratif dominasi media penyiaran

Baca juga: Menkominfo ajak pekerja humas kreatif ciptakan konten digital