Perpustakaan Bung Karno Blitar Kembali Dibuka, Pengunjung Wajib Scan PeduliLindungi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Sempat tutup dua bulan karena PPKM, Perpustakaan Nasional Bung Karno di Kota Blitar mulai buka kembali. Pembukaan dilakukan dengan protokol kesehatan ketat bagi pengunjung. Salah satunya, pengunjung harus telah divaksinasi.

Pengunjung juga diminta scan barcode aplikasi PeduliLindungi di pintu masuk perpustakaan dan museum Bung Karno.

"Kalau statusnya hijau, pengunjung boleh masuk ke museum dan perpustakaan. Sedangkan, Bagi pengunjung yang belum mengakses aplikasi PeduliLindungi kami minta menunjukkan sertifikat vaksin," jelas petugas Perpustakaan Nasional Bung Karno Anton Prasetyo, Kamis (30/9/2021), dikutip dari TimesIndonesia.

Pengunjung yang masuk ke perpustakaan dan museum Bung Karno dibatasi maksimal 20 orang. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan. Pengunjung juga dibatasi bagi yang sudah dewasa.

"Untuk anak-anak belum boleh masuk. Kami mohon pengunjung memaklumi aturan ini, demi pencegahan penyebaran covid 19," ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Untuk Dibaca di Rumah

Anton mengutarakan, untuk sementara pihak pengelola perpustakaan Bung Karno tidak memperbolehkan pengunjung untuk membaca buku umum di tempat. Yang boleh di baca di tempat adalah buku koleksi khusus. Itu pun dibatasi maksimal 5 orang dalam satu ruangan.

"Pengunjung hanya kami bolehkan meminjam buku untuk dibaca di rumah. Kalau buku koleksi khusus memang tidak boleh dipinjam," ulasnya.

Untuk informasi, Perpustakaan Nasional Bung Karno saat ini memiliki koleksi sekitar 68.000 judul buku. Perpustakaan itu mulai dibuka pada 3 Juli 2004 untuk melengkapi fasilitas di wisata Makam Bung Karno di Kota Blitar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel