Persaingan Ketat di Brasil, Higor Vidal Merantau demi Jadi Pemain Profesional hingga Bergabung Persebaya

Bola.com, Surabaya - Gelandang asing Persebaya Surabaya, Higor Vidal, menceritakan perjalanan kariernya. Dia sempat menimba pengalaman dengan bergabung sejumlah klub Brasil sebelum akhirnya memutuskan ke luar negeri.

“Saya mulai bermain sepak bola saat saat saya berusia 5 tahun di sekolah sepak bola yang tak jauh dari rumah saya. Saat berusia 11-12 tahun, saya mulai bermimpi menjadi pemain profesional,” ungkap pemain berusia 25 tahun itu.

“Di akademi, saya bermain di Santos (Brasil). Saya juga pernah di Porto di Portugal. Saya juga pernah di Parana Club, kemudian Londrina. Setelah itu, saya memulai karier profesional di Yunani,” imbuhnya.

Persaingan ketat di Brasil membuat Higor Vidal harus rela merantau ke luar negeri demi mendapat menit bermain. Maklum saja, Negeri Samba dikenal penghasil pemain sepak bola top dan melahirkan persaingan pemain yang sengit.

Di Persebaya Surabaya, ia tak akan kesulitan karena Indonesia sudah sangat langganan dengan pemain Brasil.

Tradisi Merantau

Persebaya_Logo (Bola.com/Adreanus Titus)
Persebaya_Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Hal itu kemudian membuat banyak pemain Brasil memilih merantau. Bahkan, Brasil menjadi negara pengekspor pesepak bola terbanyak di dunia. Sejumlah pemain top mereka juga lebih dikenal di Eropa.

Vidal kemudian memilih untuk berkarier di Yunani. Dia melakoni karier profesional pada 2016, saat masih berusia 19 tahun bersama PAS Giannina. Hal itu mengubah mentalnya bertanding sebagai pemain.

“Setelah itu, saya mulai merantau dan mengubah mentalitas. Saya ke Eropa, di Yunani, saya bermain tiga tahun di sana. Semuanya berubah. Sekarang saya di sini, di Surabaya,” tutur pemain bernomor punggung 10 itu.

Eropa

Dia tercatat berkarier di Eropa dengan pernah menjajal kompetisi Yunani, Lituania, dan Israel, sebelum ke Indonesia. Di Yunani, dia membela PAS Giannina selama tiga musim pada 2016-2019.

Setelah itu, kariernya berlanjut ke Lituania bersama FK Zalgiris dan ke Israel membela Hapoel Petah Tikva. Terakhir, dia tampil di kasta kedua Yunan membela Anagennisi Karditsa pada 2021-2022.

Belum sepekan membela Persebaya, Higor Vidal menjadi bahan perbincangan publik karena mampu tampil impresif dalam laga uji Persebaya berhasil unggul 3-0 atas klub Liga 2, Putra Delta Sidoarjo.

Gol

Dalam duel berdurasi 3x30 menit di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jumat (3/6/2022), tiga gol itu dicetak oleh Dicky Kurniawan, Wahyudi, dan Higor Vidal.

Menariknya, Vidal hanya membutuhkan 10 menit di atas lapangan untuk menjebol gawang lawan. Padahal, pemain berusia 25 tahun tersebut masih dalam proses adaptasi karena baru sepekan bergabung Persebaya.

Proses adaptasi yang cepat ini membuat Vidal diprediksi tidak akan kesulitan memeragakan permainan khas Persebaya. Dia bakal menjadi motor serangan andalan Bajul Ijo di musim yang baru.

Bantuan Leo Lelis

Pemain baru Persebaya Surabaya, Leo Lelis. (Istimewa)
Pemain baru Persebaya Surabaya, Leo Lelis. (Istimewa)

Vidal sebelumnya mengungkapkan punya semangat besar menjalani musim debut di Indonesia. Maklum, Persebaya adalah klub Indonesia pertama yang dibelanya.

Beruntung, Higor Vidal yang berasal dari Brasil tidak sendiri. Dia punya Leo Lelis, bek asing Persebaya yang juga berasal dari Negeri Samba. Keberadaan Leo Lelis tentu akan sangat membantunya.

Ditambah lagi, Leo Lelis sudah berpengalaman dengan kompetisi Indonesia karena musim lalu membela Persiraja Banda Aceh.

Jejak Musim Lalu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel