Persaingan Ketat Papan Atas BRI Liga 1, Persebaya Merangsek Persib Tersungkur

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Denpasar - Laga lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 pekan ke-19 posisi papan antas klasemen sementara liga tersebut semakin memanas, setelah sebelumnya Persib Bandung berada di pucuk klasemen harus terlempar setelah tim berjuluk Maung Bandung itu dikalahkan oleh Bali United dengan skor akhir 1:0.

Tak hanya terlempar dari posisi puncak yang akhirnya diduduki oleh Arema FC, Persib Bandung harus semakin terlempar setelah Persebaya Surabaya baru saja memenangkan laga melawan PSM Makasar dengan kemenangan akhir 2:1.

Klasemen lima besar saat ini adalah, puncak diduduki Arema FC dengan raihan 40 poin, disusul Bhayangkara FC dengan poin sama 40, posisi ketiga ada Persebaya Surabaya dengan raihan 39 poin, Persib Bandung 37 poin dan posisi kelima ada Bali United dengan 35 poin.

Laga sengit antara Persebaya Surabaya kontra PSM Makasar yang tersaji apik lantaran laga terjadi jual beli serangan itu membawa tim Bajul Ijo meraih poin utuh dan merangsek ke posisi tiga besar klasemen BRI Liga 1 2021/2022.

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso menyebut kemenangan timnya atas tim Juku Eja itu sebagai bentuk pembalasan, lantaran timnya pada putaran pertama kalah 3-1.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gol Menit Awal Bawa Persebaya Unggul Lawan PSM Makassar

Duel Persebaya Surabaya vs PSM Makassar dalam laga pekan ke-19 BRI Liga 1 2021/2022 yang digelar di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (14/1/2022). (Bola.com/Abdi Satria)
Duel Persebaya Surabaya vs PSM Makassar dalam laga pekan ke-19 BRI Liga 1 2021/2022 yang digelar di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (14/1/2022). (Bola.com/Abdi Satria)

"Misi kami bagus untuk mengalahkan PSM Makasar, meski itu tidak mudah. Mereka punya pelatih dan pemain baru, tapi kami berjuang membalasa kekalahan pada putaran pertama," kata Aji di Denpasar, Sabtu (15/1/2022).

Kemenangan laga tersebut membuat Persebaya makin kokoh menjadi salah satu tim yang belum pernah selama 12 laga, terakhir kalah di seri 1 dikalahkan oleh PSIS Semarang dengan skor 3:2.

Sementara itu, usai dikalahkan oleh Bajul Ijo tak bisa menambah pundi-pundi poin dan tetap dengan raihan 23 poin dan berada di posisi 11 klasemen sementara liga 1.

Pelatih PSM Makasar, Jacob Freerk Gall mengakui kesalahan anak asuhnya di menit awal laga membuat keuntungan bagi tim Bajul Ijo yang mendapatkan hadiah penalti dari wasit asal Jawa Barat, Thoriq M Alkatiri itu.

Keadaan tertinggal gol membuat anak asuhannya sedikit kesulitan menguasai jalannya pertandingan, namun pada babak kedua anak asuhannya mampu melakukan perlawanan sehingga terciptalah gol yang tercipta oleh pemain nomor punggung 80, Williem Jan Pluim.

"Setelah gol pertama (penalti) kita tetap memainkan sepak bola, tapi rupanya pukulan psikologi di menit awal itu mempengaruhi pola permainan kita," ucapnya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel