Persebaya Berharap Bertemu Persis di Liga 1 2021

Bola.com, Surabaya - Laga uji coba bertajuk Forever Game mempertemukan Persebaya Surabaya dengan Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (11/1/2020). Duel itu menjadi pertemuan pertama kedua tim setelah beberapa tahun terakhir.

Situasinya memang telah berbeda. Persebaya Surabaya merupakan klub tampil di Liga 1 sejak 2018. Sementara Persis Solo masih berkutat di Liga 2 sejak 2017. Laskar Sambernyawa juga dalam persiapan Liga 2 2020.

Presiden Persebaya, Azrul Ananda, mengungkap pola menarik tim Liga 2 saat beruji coba melawan Persebaya di Stadion GBT. “Biasanya yang diundang laga persahabatan lawan Persebaya, setelah itu lolos Liga 1,” katanya.

Pernyataan Azrul itu merujuk kepada keberhasilan beberapa tim yang datang ke Surabaya menjajal kemampuan Persebaya sejak 2017. Pada tahun itu ada tiga tim Liga 2 yang beruji coba melawan Bajul Ijo, yaitu PSIS Semarang, Persik Kediri, dan PSS Sleman.

PSIS mengawali musim 2017 dengan meladeni Persebaya dalam laga bertajuk Homecoming Game pada 19 Maret. Saat itu, kedua tim sama-sama berstatus sebagai tim Liga 2 2017. Persebaya dan PSIS lantas sama-sama promosi ke Liga 1 2018.

Nasib kurang mujur dialami oleh Persik yang bertandang dalam duel bertajuk Anniversary Game pada 19 Juni 2017 untuk merayakan ulang tahun Persebaya. Setelah itu, klub berjulukan Macan Putih itu justru terdegradasi ke Liga 3 2018.

Namun, kampiun Divisi Utama 2003 dan 2006 itu berbenah setelah mengalami degradasi ke kasta ketiga. Dua musim beruntun mereka menjadi juara Liga 3 2018 dan Liga 2 2019. Hasilnya, kini Persik menjadi kontestan Liga 1 2020.

PSS Sleman datang ke Surabaya di penghujung 2017 dalam laga bertajuk Celebration Game pada 10 Desember merayakan keberhasilan Persebaya Surabaya yang meraih gelar juara Liga 2 2017. Super Elja yang berkompetisi di Liga 2 2018 lantas menjadi juara di kasta kedua dan promosi ke Liga 1 2019.

 

Hanya Tim Malaysia yang Sial

Sekilas, tim lawan Persebaya Surabaya selalu mendapat nasib baik dengan promosi ke kasta lebih tinggi sepulang dari Surabaya. Namun, ada satu klub yang benar-benar sial dan malah memiliki prestasi menurun.

Klub tersebut adalah Sarawak FA, klub asal Malaysia. Sarawak datang ke Surabaya dalam uji coba berlabel Blessing Game pada 18 Maret 2018 sebagai persiapan kompetisi musim itu. Klub datang dengan status kontestan Malaysia Premier League (MPL) 2018, kasta kedua Malaysia.

Sayang, Sarawak justru gagal promosi ke Malaysia Super League 2019. Mengarungi musim 2019, mereka tetap tampil di MPL. Klub berjulukan Bujang Senang itu justru semakin terjerambab karena terdergradasi ke Malaysia M3 League 2020, alias kasta ketiga Malaysia.

Terlepas dari pola yang sebenarnya tidak selalu menjadi keburutungan itu, Persis Solo tetap berpotensi bisa mengikuti jejak PSIS Semarang dan PSS Sleman yang berhasil promosi di musim berikutnya setelah menantang Persebaya.

“Persebaya akan menunggu Persis Solo di Liga 1 2021. Semoga, Persis bisa promosi dan kita bisa berjumpa lagi,” tutur Azrul Ananda.