Persebaya dan 3 Klub Elite Lain yang Pernah Dibantai PSM pada Era Liga 1, Tim Apa Saja?

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta PSM Makassar meraih kemenangan perdana pada BRI Liga 1 setelah mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor telak 3-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (18/9/2021).

Bagi skuad Juku Eja, kesuksesan ini sangat bermakna. Mereka meraihnya saat sempat dipandang sebelah mata dan tertinggal lebih dulu dari tim Bajul Ijo. Selain itu, kemenangan ini juga sekaligus membuat PSM Makassar tetap menjaga pamor mereka sebagai tim elite Tanah Air.

Seperti diketahui, kiprah tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan ini terbilang mentereng meski belum pernah meraih trofi juara di era Liga 1 yang dimulai pada 2017. Pada musim perdana, PSM bertengger di peringkat tiga klasemen akhir.

Musim berikutnya, Juku Eja menjadi runner-up setelah hanya tertinggal satu poin dari sang juara, Persija Jakarta yang mengoleksi 62 angka. Di Liga 1 2019, PSM memang tergelincir ke papan tengah di klasemen akhir.

Tapi, mereka tetap mengakhiri musim itu dengan kepala tegak dengan raihan trofi juara Piala Indonesia setelah memupus ambisi Persija Jakarta dengan agregat gol 2-1 pada dua pertemuan di partai puncak.

Seperti diketahui, trofi juara musim 2019 digenggam Bali United dan Persebaya menjadi runner-up. Di era Liga 1 pula, PSM mencuri perhatian dengan sejumlah kemenangan telak atas tim besar lainnya.

Selain terakhir melibas Persebaya, ada tiga partai menghadapi tim elite yang dimenangkan PSM Makassar dengan skor besar. Siapa saja? Berikut ulasan Bola.com.

1. Membuat Malu Persipura dengan Skor 5-1

Liga 1 - Ilustrasi Logo PSM Makassar BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Ilustrasi Logo PSM Makassar BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

PSM Makassar memupus sejarah minor setiap kali berhadapan dengan Persipura Jayapura yakni tak pernah menang sejak musim 2008/2009. Tak tanggung-tanggung, PSM membuat malu Persipura dengan skor telak 5-1 pada laga pekan ke-9 Liga 1 2017 di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, 3 Juni 2017.

Lima gol kemenangan PSM itu dicetak tiga pemain asingnya yakni Wiljan Pluim, Marc Klok (Belanda) dan Reinaldo Elias da Costa (Australia).

Pluim mengoleksi satu gol dan dua assist. Sedang Klok dan Reinaldo masing-masing mencetak dua gol ke gawang Persipura yang dikawal Yoo Jae-hoon (Korea Selatan). Sedang gol tunggal Persipura dicetak oleh Addison Alves.

2. Membantai Madura United 6-1

Titus Bonai,  PSM Makassar. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)
Titus Bonai, PSM Makassar. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

PSM Makassar dan Madura United mengawali laga pekan terakhir Liga 1 2017 dengan status tim yang penghuni lima besar klasemen. Meski sudah dipastikan tersingkir dari perburuan trofi juara yang akhirnya diraih Bhayangkara FC, PSM tetap tampil trengginas di hadapan belasan ribu suporternya yang memadati Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, 12 November 2017.

Penyerang sayap PSM, M. Rahmat menjadi bintang pada laga itu dengan hattrick-nya. Sedang tiga golnya lainnya dicetak oleh Zulham Zamrun, Titus Bonai, dan Wiljan Pluim.

Sementara satu-satunya gol Madura United lahir berkat aksi Thiago Furtuoso. Laga ini juga ditandai dengan pengumuman mundur dari kapten PSM, Syamsul Chaeruddin pada akhir laga.

3. Melibas Arema 6-2

Para pemain PSM Makassar merayakan gol ke gawang Arema. PSM menang telak 6-2 dalam laga tunda pekan kelima Shopee Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalatta, Mattoangin, Makassar, Rabu (16/10/2019). (Bola.com/Abdi Satria)
Para pemain PSM Makassar merayakan gol ke gawang Arema. PSM menang telak 6-2 dalam laga tunda pekan kelima Shopee Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalatta, Mattoangin, Makassar, Rabu (16/10/2019). (Bola.com/Abdi Satria)

PSM kembali berpesta gol ke gawang tim elite di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin. Kali ini, Juku Eja melibas Arema FC dengan skor telak 6-2 pada laga tunda pekan kelima Liga 1 2019, 16 Oktober 2019.

Striker PSM, Ferdinand Sinaga mencetak dua gol pada laga ini.Empat gol lain PSM diciptakan oleh Rizky Pellu, MarcKlok, Ezra Walian, dan Wljan Pluim sementara gol balasan Arema FC lahir berkat aksi Dedik Setiawan dan Ricky Kayame.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel