Persebaya Mengeluhkan Skema Pembayaran Hak Komersial Shopee Liga 1

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Surabaya - PT Liga Indonesia Baru akan membayarkan hak komersial atau subsidi klub peserta Shopee Liga 1 2020 untuk Oktober hingga Januari ketika kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu bergulir lagi pada Februari 2021. Namun, skema tersebut dinilai memberatkan bagi klub.

Manajemen Persebaya Surabaya menilai skema pembayaran hak komersial Shopee Liga 1 yang dijanjikan oleh PT LIB itu akan membuat klub kesulitan. Hal tersebut bisa dimengerti karena klub harus keluar uang lebih besar dalam empat bulan berturut-turut hingga akhirnya mendapatkan hak tersebut.

Padahal PT LIB sudah memutuskan untuk memotong hak komersial itu menjadi Rp200 juta, atau hanya 25 persen dari jumlah yang seharusnya, yaitu Rp800 juta.

"Posisi klub terjepit. Subsidi dibayarkan 25 persen dari Rp800 juta. Namun, itu akan dibayarkan jika kompetisi berjalan pada Februari," ujar Sekretaris Persebaya Surabaya, Ram Surahman, kepada Bola.net.

"Artinya, untuk Oktober, November, Desember, dan Januari, klub akan menalangi terlebih dulu," lanjutnya.

Klub harus menalangi terlebih dulu selama hak komersial Shopee Liga 1 2020 belum turun dari PT LIB, karena harus tetap membayar hak pemain, pelatih, dan ofisial. Sementara manajemen tidak bisa membuat kebijakan seperti yang dilakukan operator kompetisi kepada klub.

"Klub ini istilahnya mendapatkan angin surga, akan diberikan kalau kompetisi berjalan. Sementara itu, secara kontrak kami dengan pemain tidak bisa seperti itu," ujarnya.

Perlu Ketegasan

Shopee Liga 1 2020 Logo. (Bola.com/Dody Iryawan)
Shopee Liga 1 2020 Logo. (Bola.com/Dody Iryawan)

Persebaya Surabaya mendesak PSSI dan PT LIB segera mengeluarkan keputusan lebih lanjut terkait masalah Shopee Liga 1 2020. Namun, keputusan itu harus sudah final dan tidak merugikan klub.

"Yang penting PSSI mengambil keputusan. Nanti, klub mendasarkan segala sesuatunya dari keputusan PSSI," lanjut Ram.

"Jangan klub terus yang jadi begini. Kami ini kan seperti sapi perah saja, diajak untuk suatu agenda yang juga tidak pasti," tandasnya.

Sumber: Bola.net

Disadur dari: Bola.net (Mustopa El Abdy/Gia Yuda Pradana, published 8/11/2020)

Video