Persebaya Pastikan Menjamu PSM di Balikpapan

Bola.com, Surabaya - Persebaya memastikan bakal menjamu PSM Makassar di Stadion Batakan, Balikpapan, Kamis (14/10/2019). PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi secara resmi telah merilis jadwal baru laga tunda pekan ke-26 Shopee Liga 1 2019 itu.

"Kami sudah dapat jadwal baru, main tanggal 14 November. Hasil Komdis PSSI menyebutkan tidak ada pelanggaran disiplin dan diserahkan ke LIB untuk diatur jadwal baru," kata Ram Surahman, sekretaris Persebaya, kepada Bola.com.

Laga ini sejatinya digelar pada 2 November 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Namun, insiden kerusuhan suporter, Selasa (29/10/2019), membuat Persebaya memindahnya ke Stadion Batakan.

PT LIB sudah menyetejui tanggal dan tempat itu sebelum akhirnya membatalkannya pada Kamis (31/10/2019). PT LIB menyerahkan status pertandingan ini kepada Komdis PSSI. Namun, tidak ditemukan pelanggaran Kode Disiplin.

Keputusan tempat dan tanggal kemudian dikembalikan kepada PT LIB. Setelah lebih dari satu pekan, PT LIB mengirim surat kepada manajemen kedua klub, bernomor 437/LIB/XI/2019 tertanggal Sabtu (9/11/2019).

"Menindaklanjuti surat klub Persebaya No. 168/PT.PI-XI/2019 perihal pemberitahuan tertanggal 9 November 2019, bersama ini PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyampaikan penetapan venue pertandingan Shopee Liga 1 2019 antara Persebaya vs PSM Makassar pada tanggal 14 November 2019 dilaksanakan di Stadion Batakan, Balikpapan, pada pukul 16.30 WITA."

"Agar klub Persebaya sebagai tuan rumah melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar pertandingan dapat berjalan dengan baik dan lancar," demikian bunyi surat tersebut ditandatangani oleh Direktur PT LIB, Dirk Soplanit.

Tanpa Penonton

Persebaya Surabaya Shopee Liga 1 2019 (Bola.com/Adreanus Titus)

Lantaran berstatus laga tunda, Persebaya sebenarnya bisa saja kembali menggunakan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Namun, sebagian rumput stadion berkapasitas 50 ribu penonton itu masih berwarna hitam bekas terbakar.

Laga ini juga akan digelar tanpa penonton karena Persebaya masih menjalani hukuman tersebut saat berstatus tuan rumah akibat insiden kerusuhan suporter.