Persegres Keluhkan Jadwal IIC 2014 Zona Jawa-3

Laporan Wartawan Surya,Eko Darmoko

TRIBUNNEWS.COM,GRESIK – Jadwal padat bakal dilakoni kontestan turnamen pra musim Inter Island Cup (IIC) 2014, termasuk Persegres Gresik United.

Persegres yang ditangani Agus Yuwono mengeluhkan jadwal yang dianggap tidak manusiawi ini.

Mengawali turnamen, Persegres yang tergabung ke dalam Zona Jawa-3, di laga perdana Laskar Joko Samudro akan dijamu tuan rumah Persik Kediri, Minggu (12/1/2014) malam, pukul 19.00 WIB.

Kemudian keesokan harinya, Senin (13/1/2014) sore, pukul 15.30 WIB, Persegres langsung bertanding melawan Persebaya Surabaya.

Nah, dua pertandingan yang dilakukan secara estafet dalam kurun waktu dua hari inilah yang dikeluhkan Shohei Matsunaga dkk.

Dua kali bertanding dalam kurun waktu dua hari ini sangat memberatkan klub yang bermarkas di Stadion Petrokimia Gresik ini.

Praktis, Persegres tidak memiliki masa recovery di antara jeda pertandingan melawan Persik dan Persebaya.

“Jadwal ini tidak masuk akal bagi kami. Masak kami harus bertanding dua hari berturut-turut, tanpa ada istirahat. Belum lagi jam pertandingannya yang juga berat. Hari pertama main malam, kemudian hari kedua main sore. Kapan pemain bisa istirahat?” keluh Agus Yuwono, pelatih Persegres, Selasa (7/1/2014).

Usai melawan Persik dan Persebaya, Persegres baru mendapatkan masa recovery satu hari. Pasalnya, Persegres akan menghadapi Persiba Bantul, Rabu (15/1/2014) malam, atau sehari setelah bentrok dengan Persebaya.

Menghadapi jadwal yang padat di IIC 2014 ini, Agus harus cerdik memutar otak untuk menyiasati adanya pemain yang kelelahan atau cedera di tengah-tengah turnamen.

Untuk itu, ia terus mencari format susunan pemain terbaik beserta alternatif lainnya, jika nantinya ada pemain yang berhalangan main.

“Format masih terus dicari. Yang jelas, selain menyiapkan pemain inti, kami juga menyiapkan pemain cadangan untuk menyiasati kalau ada pemain yang tidak bisa bermain. Misalnya, jika Matsunaga berhalangan main karena kelelahan atau cedera, maka harus ada pelapisnya,” paparnya.

Baca Juga:

Perempuan di Balik Pemain Persib: Marita Tak Memaksa Firman Jadi PNS

Kampus FISIP UI Ludes Terbakar

Tolak Berdamai, Korban Perkosaan Malah Jadi Tersangka

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.