Persela Takluk Lagi dari Persebaya, Iwan Setiawan Masih Punya PR Berat Jelang BRI Liga 1

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Lamongan - Persela Lamongan takluk 1-3 dari Persebaya Surabaya dalam laga uji coba yang berlangsung di lapangan Polda Jatim, Jumat (20/8/2021) sore. Ini membuat pelatih Iwan Setiawan dihadapkan pada sejumlah PR berat jelang bergulirnya BRI Liga 1 2021/2022.

Ivan Carlos mencetak gol terlebih dahulu bagi Persela lewat titik putih. Tetapi 'tuan rumah' Persebaya Surabaya bangkit mengejar ketertinggalan dan membalas lewat brace Johan Yoga dan satu gol tambahan dari Bruno Moreira.

Sejatinya, kedua tim ini sudah pernah bertemu saat melakukan persiapan pada akhir Mei lalu, Kala itu, Persebaya juga berhasil menang dengan skor identik pada pertandingan yang berlangsung tanpa penonton di Stadion Surajaya.

Dua kali mengalami kekalahan dari tim yang sama membuat pelatih Iwan Setiawan merasa masih banyak hal yang perlu ditingkatkan. Hal itu jelas tamparan keras jelang mengarungi BRI Liga 1 2021/2022.

"Permasalahannya adalah pemain kami suka melakukan kesalahan yang mendasar. Pada sepak bola profesional, seharusnya itu tidak boleh terjadi. Saya selalu bilang one mistake one goal. Jadi ya itu evaluasi," jelasnya.

Gol pembuka dari Ivan Carlos sejatinya memberikan harapan bagi Persela. Tetapi Birrul Walidain dkk. gagal menjaga momentum yang sudah terbangun.

"Dalam memainkan taktikal yang kami coba bangun selama ini, sebenarnya tadi ada harapan dari Persela. Ternyata kami mampu untuk mengimbangi Persebaya yang kita tahu mereka adalah salah satu tim terbaik," imbuh Iwan Setiawan lagi.

PR Lainnya

Selebrasi striker Persela, Malik Risaldi, seusai menjebol gawang Persita di Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang (4/3/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)
Selebrasi striker Persela, Malik Risaldi, seusai menjebol gawang Persita di Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang (4/3/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Meraih keunggulan terlebih dahulu, tetapi di takluk penghujung laga menjadi salah satu koreksi bagi pelatih asal Medan tersebut. Memainkan gaya bertahan memang membutuhkan tenaga yang cukup hingga menit akhir pertandingan.

Tetapi rupanya hal tersebut belum bisa dilakukan oleh anak asuhnya. Dengan sisa waktu yang ada, Iwan Setiawan bakal fokus meningkatkan ketahanan penggawa Persela.

Menghadapi kompetisi yang panjang, kondisi fisik yang tak optimal bisa menjadi masalah besar bagi sebuah tim. Apalagi kedalaman skuad Persela tak terlalu bila dibandingkan dengan klub-klub peserta BRI Liga 1 lainnya.

"Tinggal kuncinya yang saya sampaikan ke tim tadi. Bagaimana mereka bisa disiplin seperti babak pertama tetapi selama 90 menit," tandasnya.

Catatan Khusus buat Gian Zola

Pemain Persela, Gian Zola Nasrulloh. (Bola.com/Aditya Wany)
Pemain Persela, Gian Zola Nasrulloh. (Bola.com/Aditya Wany)

Iwan Setiawan sebetulnya terbantu dengan kehadiran Gian Zola jelang BRI Liga 1 2021/2022. Namun, ada catatan khusus buat eks Persib Bandung itu.

"Saya melihat anak ini cukup istimewa ketika kami melakukan possession. Tetapi ada bebeberapa momen yang saya lihat sepertinya perlu ada pendekatan khusus kepada dia yakni masalah bertahan," ungkapnya, Rabu (18/8/2021).

"Karena yang tersulit adalah ketika sudah berada di posisi bertahan. Dia harus meninggalkan posisinya untuk menciptakan kondisi ketika kami menang dalam jumlah orang. Itu sedikit yang dia bermasalah," jelas pelatih Persela Lamongan itu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel