Persembunyian Pembunuh Brimob di Medan, Terlacak

TEMPO.CO, Medan - Brigade Mobil Polda Sumatera Utara membentuk tim khusus memburu pelaku penganiayaan anggota Brimob Brigade Satu Marisi Silaen (MS) yang tewas di Jalan Sei Serayu Medan, Jumat dini hari 10 Mei 2013.

Kepala Satuan Brimob Polda Sumut Komisaris Besar Setyo Boedi Moempuni mengatakan, tim khusus Brimob membantu Satuan Reserse Kriminal Polisi Resor Kota Medan untuk memburu pelaku penganiayaan Briptu Marisi Silaen. "Brimob sudah menerjunkan tim khusus memburu kelompok penganiaya anggota," kata Setyo kepada Tempo, Jumat 10 Mei 2013.

Dari pengejaran yang dilakukan tim khusus, kata Setyo, pelaku dicurigai masih berada di Kota Medan." Sudah terlacak, namun belum tertangkap. Pelaku masih berkeliaran di Kota Medan," ujar Setyo.

Satu anggota Brimob Sub Detasemen IV Detasemen C Polda Sumatera Utara tewas dianiaya sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Briptu Marisi Silaen, sebelum kejadian bertugas menjaga Markas Komando (Mako) Brimob Polda Sumut di Jalan Wahid Hasyim Medan sebelum ditemukan tewas di ruas jalan sekitar satu kilometer dari Mako Brimob.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumut Komisaris Besar Raden Heru Prakoso, menambahkan, Briptu Marisi tewas dengan sejumlah luka di kepala bagian belakang; luka di bagian mulut dan gigi copot serta tulang rahang patah.

SAHAT SIMATUPANG

Topik Terhangat:

Penggerebekan Teroris | E-KTP | Vitalia Sesha & Wanita-wanita Fathanah | Cinta Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

Berita Terpopuler

Jumat Pagi Terjadi Gerhana Matahari

Masih Heboh Foto Mesra Ariel ' Noah' dan Devi Liu 

Nikahi Sefti, Ahmad Fathanah Mengaku Duda 

Rooney Hapus 'Manchester United' dari Twitter-nya 

Fathanah Ingin Hancurkan Citra PKS?

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.