Persib Jalani Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua Tanpa Pemain Asing

Zaky Al-Yamani, Dede Idrus (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Para pemain Persib Bandung menjalani vaksinasi COVID-19 gelombang kedua di Graha Persib, Kawasan Sulanjana, Bandung, Selasa kemarin 6 April 2021.

Dokter Persib, Rafi Ghani, mengatakan vaksinasi diikuti 50 orang, terdiri dari pemain, pelatih, ofisial dan manajemen tim. Sebelumnya, mereka telah disuntik vaksin tahap pertama pada 19 Maret 2021.

"Kurang lebih hari ini diikuti oleh 50 orang untuk pemain, ofisial, asisten pelatih, dan manajemen dari pada klub Persib," ujar Rafi kepada wartawan.

Saat proses pemeriksaan vaksin, Rafi bersyukur timnya tidak mengalami kendala alias lancar. Sebab, selama ini tim Persib menjalankan protokol kesehatan dengan baik, meski sudah disuntik vaksin.

"Alhamdulillah dari kegiatan Piala Menpora dan terakhir tidak ada yang positif dan akhirnya kita bisa melaksanakan vaksin yang kedua dan semuanya hasil pemeriksaan antigen nya semua negatif," ucapnya.

Rafi menjelaskan, vaksinasi ini diprioritaskan untuk pemain dan pelatih lokal karena difasilitasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung. Sedangkan, untuk pemain asing difasilitasi Kemenpora.

Rafi masih mencari waktu yang tepat untuk vaksinasi tahap kedua pemain asing. Kemungkinan vaksinasi tahap kedua bisa dilaksanakan setelah babak semifinal.

"Jadi untuk asing kebetulan difasilitasi sama Kemenpora baru dilakukan tanggal 26 Maret (vaksin tahap pertama), artinya hari ini belum 14 hari atau 28 hari,"kata dia.

"Nanti kita hitung lagi karena ini kan sangat padat Insya Allah diikutsertakan setelah pertandingan lawan di semifinal atau final," lanjutnya.

Rafi berharap tidak ada efek samping yang berlebihan setelah disuntik vaksin. Apalagi, Persib akan melakoni laga di babak perempat final Piala Menpora akhir pekan ini.

"Saya khawatir ada efek samping dengan vaksin ini tapi mudah-mudahan enggak ada efek samping. Jadi kita jauhkan dari waktu bertanding dari tanggal 11 (April 2021)," katanya.