Persib Luncurkan Program Sampurasun Bobotoh dan Kampanye Nonton di Rumah Saja

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bandung - PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) secara resmi meluncurkan program “Sampurasun Bobotoh”, Minggu (16/3/2021) di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung.

Program ini dilangsungkan secara virtual guna mengetuk hati bobotoh secara lebih luas agar mendukung Persib tetap dari rumah masing-masing selama Piala Menpora 2021.

Direktur PT PBB, Teddy Tjahjono menyebut, "Sampurasun Bobotoh" adalah program tahun sebelumnya yang realisasinya tertunda karena pandemi. Agenda program ini bertemu langsung dengan Bobotoh di daerah, terutama di luar Bandung, dalam sebuah ruang diskusi untuk kemajuan bersama.

“Kami ingin Persib dan Bobotoh dapat saling mengenal dan berdiskusi dengan baik. Jika selama ini Bobotoh datang ke stadion untuk menonton Persib, saatnya Persib yang bergantian ke tempat mereka,” ujar Teddy dalam konferensi pers virtual dari Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung.

“Tapi kemudian datang pandemi dan terpaksa kami tunda dulu dan baru kami coba wujudkan sekarang secara virtual dan nantinya tetap berpedoman dengan protokol kesehatan,” tambah Teddy.

Teddy menargetkan, pada 2021, Sampurasun Bobotoh setidaknya dapat digelar minimal 20 kali.

“Untuk sementara virtual dulu. Nanti kalau pandemi sudah benar-benar pergi, dan Piala Menpora dinyatakan lolos dari test case penerapan protokol kesehatan untuk menggelar liga, kami akan realisasikan bertemu langsung dengan bobotoh Persib Bandung,” katanya.

Protokol Kesehatan Harga Mati

Direktur Persib Bandung, Teddy Tjahjono, dalam launching Sampurasun Bobotoh di Graha Persib, Bandung, Selasa (16/3/2021). (Bola.com/Erwin Snaz)
Direktur Persib Bandung, Teddy Tjahjono, dalam launching Sampurasun Bobotoh di Graha Persib, Bandung, Selasa (16/3/2021). (Bola.com/Erwin Snaz)

Dalam regulasi Piala Menpora 2021, jika pelaksanaan protokol kesehatan dinyatakan cacat, hal itu dapat menggagalkan kompetisi Liga 1 2021.

Karena itu, Persib sebagai klub peserta kompetisi berkewajiban untukturut mensukseskan turnamen tersebut melalui Sampurasun Bobotoh yang dengan menggemakan kampanye #DukungDariRumah.

Sementara Ketua Viking Persib Club, Heru Joko terus mengimbau kepada para bobotoh untuk patuh dengan protokol kesehatan. Salah satu hal yang sudah dibuktikan mereka adalah tidak adanya konvoi dan tidak adanya ritual memandikan patung sepak bola Kota Bandung pada HUT Persib Bandung ke 88 yang jatuh pada 14 Maret.

“Kita semua ingin tetap sehat dan terhindar dari pandemi. Kami sudah rindu adanya Liga 1. Karenanya, kesuksesan Piala Menpora menjadi tanggung jawab kita bersama selaku suporter,” ujar Herru yang kini menyandang predikat sebagai ‘Raja Viking’ tersebut.

Aktif Berkampanye

Suporter Persib Bandung, Bobotoh, memberi dukungan saat melawan Sriwijaya FC pada laga Grup A Piala Presiden di Stadion GBLA, Bandung, Selasa (16/1/2018). Persib menang 1-0 atas Sriwijaya FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Suporter Persib Bandung, Bobotoh, memberi dukungan saat melawan Sriwijaya FC pada laga Grup A Piala Presiden di Stadion GBLA, Bandung, Selasa (16/1/2018). Persib menang 1-0 atas Sriwijaya FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Senada dengan Herru, Asep Abdul juga menegaskan bahwa rekan-rekannya di Bomber terus aktif dalam mengimbau untuk tidak datang ke stadion dan berkoordinasi dengan suporter klub lain yang berada di Bandung.

“Kami tidak akan mengadakan nonton bareng atau apapun itu. Tetap mendukung Persib dari rumah masing-masing dan jangan memaksakan diri datang ke Sleman. Begitu juga dengan komunitas suporter dari tim yang berlaga di Stadion Si Jalak Harupat, kami terus berkoordinasi untuk tidak datang ke Bandung,” jelas Asep.

Sebagai bentuk komitmen dan perwujudan peluncuran program Sampurasun Bobotoh dengan kampanye #DukungDariRumah ini klub, suporter, serta jajaran dari Muspida Kota Bandung menandatangani pakta integritas.

Video