Persik Kediri Tatap Sisi Positif Usai Ditekuk PSS

Luzman Rifqi Karami, Dede Idrus (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVAPersik Kediri kembali menderita kekalahan usai dibekuk PSS Sleman 0-1 di laga penyisihan Grup C Piala Menpora di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis 1 April 2021.

Hasil negatif ini merupakan yang kedua bagi Persik. Sebelumnya, tim berjuluk Macan Putih tersebut takluk dari Persebaya Surabaya dengan skor akhir 1-2.

Pelatih Persik, Joko Susilo, mengaku kecewa timnya kembali gagal meraih poin. Tapi, Joko tetap mengapresiasi anak asuhnya yang tampil penuh semangat selama pertandingan.

"Permainan progres anak-anak menurut saya cukup bagus, saya harus apresiasi kerja keras pemain, meskipun main 10 pemain tapi kami masih bisa mengimbangi. Jadi saya harus apresiasi kerja keras dari pemain kami," ujar Joko usai laga.

Persik memang tampil dengan 10 pemain sejak menit ke 50. Gelandang Persik, Ahmad Agung mendapat kartu kuning kedua sekaligus merah usai melanggar pemain PSS, Kim Jeffrey Kurniawan.

Joko melihat, ada perkembangan positif yang ditunjukkan pemain selama turnamen ini, salah satunya mental bertanding. Hal tersebut tentunya menjadi modal berharga bagi Persik untuk mengarungi musim 2021.

"Pada awal-awal iya (ada masalah mental), tapi setelah kita kebobolan kita sudah tidak ada masalah dengan mental. Saya bersyukur kalau kemarin dimenit-menit awal mental sempat kacau sekarang sudah membaik," terangnya.

Dengan dua kekalahan ini, peluang Persik lolos ke babak delapan besar semakin sempit. Sebab, Persik belum menghasilkan poin dari dua laga terakhir Piala Menpora.

"Kami hanya fokus per pertandingan kami tidak terlalu jauh memikirkan nanti tapi saya harus berkonsentrasi menghadapi Madura United (3 April 2021)," ucapnya.