Persik Tidak Mempertahankan Budi Sudarsono untuk Liga 1 2021, Lisensi Pelatih Jadi Alasan

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Kediri - Manajemen Persik Kediri mengumumkan keputusan tidak memperpanjang kontrak Budi Sudarsono sebagai pelatih untuk Liga 1 2021. Kontrak pelatih asli Kediri itu memang baru berakhir pada Februari 2021 ini.

Budi Sudarsono sebelumnya ditunjuk menjadi pelatih kepala tim berjulukan Macan Putin itu menggantikan Joko Susilo yang naik jabatan sebagai Direktur Teknik Persik ketika Shopee Liga 1 2020 berhenti dan diwacanakan berlanjut pada Oktober 2020.

Namun, karena akhirnya lanjutan kompetisi tersebut dibatalkan dan kini PSSI dan PT Liga Indonesia Baru bakal menyiapkan kompetisi baru 2021, Budi Sudarsono belum sekalipun memimpin Persik Kediri dalam sebuah pertandingan resmi. Malahan, sang pelatih tidak lagi diperpanjang kontraknya.

Manajer Persik Kediri, Syarif Hidayatullah, menyatakan keputusan itu sudah dibicarakan secara matang di jajaran manajemen klub. Persik telah mengevaluasi banyak hal terkait persiapan menuju Liga 1. "Satu di antaranya adalah tim pelatih yang kami evaluasi," ujarnya.

Untuk musim kompetisi 2021, Syarif mengungkapkan Persik ingin mengembalikan posisi tim pelatih sesuai regulasi yang ditetapkan PSSI dan PT LIB terkait club licensing AFC, yaitu menunjuk pelatih kepala dengan lisensi AFC Pro.

"Kami mau memenuhinya sejak awal. Sehingga tidak ada pekerjaan rumah di kemudian hari," ungkap manajer Persik Kediri itu.

Bisa Menerima

Mantan pemain Persik Kediri, Budi Sudarsono. (Bola.com/Gatot Susetyo)
Mantan pemain Persik Kediri, Budi Sudarsono. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Manajemen Persik Kediri pun telah menyampaikan keputusan tersebut langsung kepada Budi Sudarsono. Mantan striker Persik Kediri dan Timnas Indonesia itu pun bisa menerima kebijakan pengurus klub.

"Siapa pun nanti pelatihnya, saya berharap Persik bisa terus berprestasi. Lebih-lebih jika mengulang kejayaan yang pernah diraih. Semoga lebih maju dalam hal apapun," ujar pelatih asli Ngino, Plemahan, Kabupaten Kediri, itu.

Budi Sudarsono menambakan hal terpenting adalah menciptakan pemain muda. Mantan pemain yang punya julukan Si Piton itu berpesan agar Persik tidak melupakan regenerasi pemain.

"Jangan lupa regenerasinya. Harus tetap jalan," ucapnya.

Video