AS Persingkat Masa Isolasi Nakes Akibat Kekurangan Staf di Tengah Omicron COVID-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, D.C - Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) mempersingkat masa isolasi bagi petugas kesehatan yang terpapar COVID-19.

Pengurangan masa isolasi itu dikarenakan rumah sakit kekurangan staf akibat lonjakan kasus baru dan rawat inap, Xinhua mewartakan seperti dikutip dari Antara, Minggu (26/12/2021).

CDC merevisi pedomannya pada Kamis (23/12), yang mengimbau petugas kesehatan yang terpapar tapi tidak mengalami gejala agar kembali bekerja setelah tujuh hari dan hasil tes berikutnya dinyatakan negatif.

Disebutkan pula bahwa "masa isolasi bisa dipersingkat lagi apabila terjadi krisis staf."

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penerima Vaksin Booster Bebas Karantina

Orang-orang menunggu untuk dites COVID-19 di situs pengujian pop-up di Los Angeles, Senin (20/12/2021). Varian Omicron sekarang menjadi varian virus corona yang dominan di Amerika Serikat, menyumbang sebanyak 73,2 persen dari seluruh kasus baru selama seminggu terakhir. (AP Photo/Jae C. Hong)
Orang-orang menunggu untuk dites COVID-19 di situs pengujian pop-up di Los Angeles, Senin (20/12/2021). Varian Omicron sekarang menjadi varian virus corona yang dominan di Amerika Serikat, menyumbang sebanyak 73,2 persen dari seluruh kasus baru selama seminggu terakhir. (AP Photo/Jae C. Hong)

CDC juga mengatakan bahwa pekerja yang telah mendapatkan semua dosis vaksin yang direkomendasikan, termasuk booster, tidak perlu menjalani karantina di rumah.

Pedoman baru itu berlaku bagi seluruh fasilitas layanan kesehatan yang langsung berinteraksi dengan pasien, seperti rumah sakit, panti wreda, klinik gigi, dan tempat medis lainnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel