Personel Lantamal Ambon amankan pulau di perbatasan dengan Timor Leste

Personel Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon mengirimkan sejumlah personel untuk mengamankan Pulau Meatimiarang, salah satu pulau di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), yang berbatasan dengan Timor Leste.

"Sebanyak 18 personel telah dikirim untuk melakukan pengamanan pulau terdepan yang berbatasan dengan negara tetangga. Mereka akan bertugas menggantikan personel yang telah bertugas sebelumnya," kata Komandan Lantamal IX Ambon Brigjen TNI Said Latuconsina di Ambon, Rabu.

Belasan personel dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IX Ambon tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Pulau Terluar (Pam Puter) Maluku Barat Daya dan akan bertugas selama setahun di pulau tersebut.

Meatimiarang merupakan pulau terdepan Indonesia dengan luas 13,29 km2 yang terletak di Laut Timor dan berbatasan dengan Timor Leste, wilayah yang pernah berintegrasi dengan Indonesia.

"Operasi di Pulau Meatimiarang merupakan tugas pengamanan pulau terdepan untuk menjaga keutuhan wilayah dan kedaulatan NKRI dari segala bentuk ancaman," katanya.

Dia meminta para personel satgas dapat menyesuaikan diri dan mengenali lingkungan masyarakat sekitar, melaksanakan tugas pokok sesuai aturan yang ada, serta memelihara sarana dan prasarana yang ada di pos TNI AL.

Selain itu, mereka juga diminta untuk segera melaporkan secara berjenjang setiap kejadian yang timbul serta hindari permasalahan sekecil apa pun yang bisa mencoreng nama baik institusi.

"Prajurit TNI AL harus bisa menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat, jalin kerja sama dengan satuan samping untuk memudahkan kegiatan pengamanan daerah," katanya.

Komandan Yonmarhanlan IX Ambon Mayor Mar. Rowin Zummy Simarmata menegaskan seluruh personelnya siap mengamankan pulau terdepan dan wilayah terluar dengan mengedepankan semangat Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

"Pasukan Yonmarhanlan IX Ambon siap mengamankan pulau terdepan untuk menjaga kedaulatan NKRI dari segala bentuk ancaman, baik dari luar maupun dalam negeri," katanya.

Baca juga: Lantamal Ambon gelar tabur bunga peringati pertempuran Laut Aru

Baca juga: Lantamal Ambon mengirim 19 personel amankan pulau terluar di Maluku

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel