Pertama dalam Setahun, Apple Buka Kembali Seluruh Toko di AS

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Apple membuka kembali seluruh toko Apple Store yang ada di Amerika Serikat. Toko-toko Apple ini tutup sekitar satu tahun karena pandemi Covid-19. Penutupan seluruh Apple Store di Amerika Serikat itu mulai dilakukan pada 13 Maret 2020.

Mengutip laman The Verge, Selasa (2/3/2021), pada Senin 1 Maret 2021, Apple membuka kembali toko Apple terakhirnya di Texas.

Apple juga mengkonfirmasi, seluruh Apple Store di Amerika Serikat yang berjumlah 270 toko kini sudah dibuka kembali. Dengan demikian, pengunjung bisa berbelanja di toko atau melakukan pengambilan barang atas pesanan online.

Pembukaan kembali seluruh Apple Store di AS ini tidak terkait langsung dengan rerata kasus dan kematian karena Covid-19. Namun, hal ini mengisyaratkan Apple yakin dengan pembatasan dan protokol kesehatan yang diberlakukan di dalam toko.

Salah satunya adalah para konsumen dan staf diwajibkan untuk mengenakan masker dan jumlah pengunjung dibatasi.

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

Cara Apple Store Beradaptasi Saat Pandemi

Para pembeli pertama iPhone 12 memamerkan perangkat yang baru dibelinya di Apple Store Orchard Road Singapura (Foto: Apple Newsroom)
Para pembeli pertama iPhone 12 memamerkan perangkat yang baru dibelinya di Apple Store Orchard Road Singapura (Foto: Apple Newsroom)

Sekadar informasi, sekitar setahun lalu CEO Apple Tim Cook mengumumkan bahwa perusahaan akan menutup seluruh Apple Store di luar Tiongkok selama sebulan.

Saat itu, Apple telah mengembangkan strategi mitigasi unuk mengatasi penyebaran Covid-19 untuk wilayah Tiongkok. Di sana, perusahaan mulai menutup toko pada 1 Februari 2020 seiring dengan wabah Covid-19.

Selanjutnya, pada 17 Maret 2020, Apple juga mengumumkan pihaknya tetap akan menutup seluruh Apple Store di luar Tiongkok seiring dengan meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia.

Dalam beberapa bulan selanjutnya, Apple mengikuti pedoman kesehatan lokal sehingga ada beberapa toko yang buka dan tutup. Selain itu, Apple juga memprioritaskan keselamatan karyawan.

Bertindak Cepat Hadapi Kondisi yang Berubah

Para pembeli pertama iPhone 12 memamerkan perangkat yang baru dibelinya di Apple Store Orchard Road Singapura (Foto: Apple Newsroom)
Para pembeli pertama iPhone 12 memamerkan perangkat yang baru dibelinya di Apple Store Orchard Road Singapura (Foto: Apple Newsroom)

Bahkan di sejumlah tempat, Apple Store tetap dibuka namun dalam kapasitas terbatas. Sementara, beberapa toko lain harus tutup untuk waktu yang lama.

Apple kemudian mulai memberlakukan strategi pembukaan kembali Apple Store-nya di AS sejak awal Mei 2020. Strategi ini berlangsung selama berbulan-bulan belakangan ini.

Apple juga menunjukkan kesediaan untuk bertindak cepat dalam menghadapi kondisi yang berubah.

Misalnya pada Desember 2020, Apple menutup tiap Apple Store yang ada di California dan London karena jumlah kasus Covid-19 melonjak selama liburan.

Selain itu, Apple menutup sementara seluruh Apple Store-ya yang ada di Inggris.

(Tin/Ysl)