Pertama di Dunia, Jepang Mulai Menjual Tomat Genom yang Diedit

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Tokyo - Sisilia Rouge High GABA adalah jenis tomat khusus yang dibuat dengan mengandung asam gamma-aminobutyric (GABA) tingkat tinggi, asam amino yang dipercaya dapat membantu relaksasi dan membantu menurunkan tekanan darah.

Dilansir dari laman Oddity Central, Jumat (24/9/2021), startup Sanatech Seed Co. yang berbasis di Tokyo bekerja sama dengan para ilmuwan di Universitas Tsukuba untuk mengembangkan varietas tomat baru menggunakan teknologi pengeditan gen CRISPR/Cas9.

Dinamai Sisilia Rouge High GABA, tomat jenis baru ini mengandung asam amino yang disebut asam gamma-aminobutyric, atau GABA 5 sampai 6 kali lebih tinggi dari tomat normal. Menurut media Jepang, perusahaan tersebut menghapus domain penghambat dalam genom tomat untuk memungkinkannya menghasilkan GABA tingkat tinggi ini.

Menurut Shimpei Takeshita, Presiden Sanatech Seed dan Chief Innovation Officer Pioneer EcoScience, distributor eksklusif tomat, perusahaan diberi izin untuk memperdagangkan varietas GABA Tinggi Sisilia Rouge yang diubah secara genetik Desember lalu, dan petani kontrak telah menanamnya sepanjang waktu. Sekarang, tomat siap dipajang di rak-rak toko.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Syarat Memperdagangkan Tomat

Ilustrasi orang berbelanja. (dok. Anna Shvets/Pexels.com)
Ilustrasi orang berbelanja. (dok. Anna Shvets/Pexels.com)

"Awalnya kami mendapat reaksi yang beragam terhadap makanan yang diedit genom, dan kami pikir akan sulit untuk membawanya ke pasar karena tidak sepenuhnya dipahami oleh konsumen," kata Takeshita Tatsuo, ketua Sanatech Seed kepada NHK.

"Tetapi tomat memiliki reputasi yang baik dari mereka yang mengambil bagian dalam uji coba budidaya."

Sebuah komite kementerian kesehatan Jepang memberikan izin kepada Sanatech Seed untuk menjual varietas tomat baru ini, dengan catatan harus menyertakan pemberitahuan, dan perusahaan rintisan berencana untuk mengirimnkan setiap paket tomat dengan stiker yang bertuliskan "ditingkatkan menggunakan teknologi pengeditan genom".

Tidak seperti makanan yang dimodifikasi secara genetik, varietas tanaman yang diedit genom dianggap sama amannya dengan varietas yang ditingkatkan menggunakan metode konvensional karena tidak ada gen luar yang berkontribusi selama prosesnya.

Sanatech Seed sudah mulai menerima pesanan daring untuk tomat Sisilia Rouge High GABA. Sekotak tomat seberat 3 kilogram dilaporkan berharga 7.500 yen atau sekitar 68 dolar (970 ribu rupiah), harga yang cukup mahal untuk tomat.

Reporter: Ielyfia Prasetio

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel