Pertama Kali, Pemerintah Tetapkan Kenaikan Tarif Cukai Rokok untuk 2 Tahun Sekaligus

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah resmi menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok sebesar 10 persen untuk tahun 2023. Tak hanya di tahun depan, kali ini pemerintah langsung menaikkan tarif cukai rokok untuk tahun 2024 dalam waktu yang bersamaan.

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan penentuan kenaikan tarif cukai rokok kali ini menjadi lebih baik karena dilakukan untuk 2 tahun sekaligus. Alasannya, untuk memberikan kepastian kepada industri sektor terkait dalam menjalankan bisnisnya.

"Bagus kalau dibikin tiap (2 tahun). Untuk menciptakan kepastian," kata Suahasil saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (4/11).

Penetapan tarif cukai biasanya dilakukan pemerintah setiap tahun. Biasanya pembahasannya juga dilakukan pada awal kuartal IV-2022. Penetapan tarif cukai hasil tembakau ini juga mempertimbangkan kondisi ekonomi terkini, semisal tingkat inflasi Indonesia.

Namun, kali ini kenaikan tarif CHT langsung ditetapkan kenaikannya rata-rata 10 persen setiap tahunnya. Secara lebih rinci kenaikan tarif CHT masing-masing golongan antara lain sigaret kretek mesin (SKM) I dan II sekitar 11,5 persen sampai 11,74 persen.

Tarif CHT untuk sigaret putih mesin (SPM) I dan II yakni 11 persen - 12 persen. Sedangkan sigaret kretek pangan (SKP) I, II dan III naik 5 persen.

Cukai Rokok Elektrik

Selain itu, Presiden Jokowi juga meminta agar kenaikan tarif tidak hanya berlaku pada CHT, tetapi juga rokok elektrik dan produk hasil pengolahan hasil tembakau lainnya (HPTL).

Kenaikan tarif cukai rokok elektrik rata-rata 10 persen dan 6 persen untuk HTPL setiap tahun. Ketentuan ini pun berlaku selama 5 tahun, sejak tahun 2023-2027 nanti.

Sebagai informasi, dalam 3 tahun terakhir pemerintah menaikkan tarif CHT secara berturut-turut. Tahun 2022 kenaikan tarif CHT sebesar 12 persen, tahun 2023 naik 12,5 persen dan tahun 2020 sebesar 23 persen.

Secara historisnya, setiap tahun sejak 2012, pemerintah sempat tidak menaikkan tarif CHT yakni pada tahun 2014 dan 2019. [idr]