Pertamina Beri Kompensasi Pemilik Kendaraan Korban Pertalite Tercampur Air

Merdeka.com - Merdeka.com - Pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.413.06 di Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat memberikan kompensasi kepada pengguna sepeda motor yang mengalami kerusakan mesin setelah mengisi Pertalite tercampur air hujan pada Selasa (3/1).

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Jawa Bagian Barat Pertamina Patra Niaga, Eko Kristiawan.

"Pihak SPBU telah memberikan kompensasi kepada konsumen yang mengisi BBM Pertalite pada tenggang waktu tersebut," ujar Eko kepada Merdeka.com di Jakarta, Kamis (5/1).

Meski begitu, Eko tidak bersedia menyampaikan informasi lebih lanjut terkait nilai kompensasi yang diberikan pengelola SPBU. Dia menyebut, nilai kompensasi diberikan oleh pengelola SPBU.

"Ada (kompensasi), dari pengelola SPBU," jelas Eko.

Eko menerangkan, peristiwa ini berawal dari seorang pengendara sepeda motor datang ke SPBU menyampaikan keluhan karena mesin sepeda motornya tidak bisa dinyalakan setelah melakukan pengisian Pertalite. Konsumen tersebut menguji kondisi motornya dengan mengambil sampel BBM yang masuk ke tangki motor dan benar tercampur dengan air.

"Kondisi ini dibenarkan oleh mekanik yang sengaja didatangkan pihak SPBU untuk melakukan pengecekan," ujar Eko.

Mendapati hal tersebut, Pihak SPBU langsung melakukan pengecekan ke tangki penyimpanan BBM yang diduga terkena rembesan air hujan. Kondisi saat ini tangki penyimpanan BBM telah steril dan sudah diperiksa ulang dan dikeringkan dari sisa air.

Selanjutnya, Pengelola SPBU telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dari Polsek Rengasdengklok. Saat ini, SPBU berhenti beroperasi untuk penanganan lebih lanjut dan untuk layanan pengisian BBM masyarakat dapat ke SPBU terdekat yaitu SPBU 34.413.25 dan SPBU 34.413.31 Rengasdengklok.

"Untuk informasi mengenai produk, layanan dan program Subsidi Tepat, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135," ucap Eko. [idr]