Pertamina Jamin SPBU Tetap Beroperasi saat PPKM Darurat

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta PT Pertamina (Persero) menepis kabar penutupan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. BUMN sektor energi tersebut memastikan pelayaan tetap berjalan.

Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina (Persero), Irto Ginting mengatakan, menindaklanjuti informasi mengenai tidak beroperasinya layanan Pertamina selama masa pembatasan kegiatan, sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, PT Pertamina Patra Niaga selaku Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) memastikan informasi tersebut tidak benar.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, Pertamina terus berkomitmen melayani kebutuhan energi masyarakat," kata Irto, di Jakarta, Minggu (11/7/2021).

Menurutnya, seluruh SPBU dan Agen LPG masih beroperasi dan melayani masyarakat dengan normal. Stok BBM dan LPG pun masih aman dan masih mencukupi bila diperlukan penambahan selama masa PPKM atau pembatasan kegiatan.

Pertamina menutup SPBU untuk memutus penyebaran Covid-19 sejak 12-17 Juli 2021
Pertamina menutup SPBU untuk memutus penyebaran Covid-19 sejak 12-17 Juli 2021

Sebagai bentuk dukungan memutus penyebaran Covid-19, Irto memastikan seluruh fasilitas dan sarana operasi Pertamina sudah mematuhi Protokol kesehatan yang berlaku.

Seluruh operator dan petugas yang melayani masyarakat juga dipastikan sudah mentaati protokol kesehatan yang diwajibkan, seperti memakai masker, serta tersedianya hand sanitizer atau tempat cuci tangan di dekat mereka bertugas.

"Jika membutuhkan informasi terkait layanan Pertamina selama masa pembatasan kegiatan ini, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135,” tutup Irto.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel