Pertamina Jamin Stok BBM di Banggai

Luwuk (ANTARA) - Depot Pertamina Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah menyediakan bahan bakar minyak sebesar 3.700 Kilo Liter (KL) menghadapi bulan Ramadhan 1432 H.

"Persediaan itu cukup untuk konsumsi BBM hingga pertengahan

Ramadhan 1432. Kami juga masih mendapat tambahan stok sebelum memasuki puasa," kata Kepala Penata Penjualan Depot Pertamina Luwuk, Kaliman Masrani di Luwuk, Kamis.

Ia meminta masyarakat di daerah itu tidak panik karena jatah BBM

dapat segera ditambah jika terjadi kenaikan konsumsi saat Ramadhan.

"Dalam hemat kami tidak terjadi kenaikan konsumsi jelang Ramadhan. Permintaan akan naik tujuh hari jelang lebaran dan setelah lebara. Jatah untuk itu sudah siap dikirim awal Agustus," ujar Kaliman.

Stok BBM di Luwuk jenis premium sebesar 1.700 KL dan solar 2.000

KL, sedangkan kebutuhan perbulan rata-rata mencapai 3.300 KL.

Dengan stok yanga ada saja sudah mencukupi kebutuhan hingga

pertengahan agustus, kata Kaliman.

Ia mengatakan antrian di SPBU yang terjadi sejak awal pekan ini

diakibatkan spekulan yang mencari keuntungan.

Kaliman mengatakan telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU agar

tidak menjual BBM jenis premium yang menggunakan jerigen.

"kami juga minta nomor polisi kendaraan umum dicatat agar mereka

tidak membeli BBM secara berualang dalam sehari," terang Kaliman.

Tiap SPBU di kota Luwuk juga dijaga oleh personil kepolisian untuk menjaga antrian yang terjadi sejak pekan ini.

Sopir angkutan kota kata Kaliman ditemukan menyedot premium dari

tanki kemudian dijual pada pedagang pengecer dengan harga tinggi.

"Ini salah satu penyebab harga bensin eceran mencapai Rp8 ribu

perliter. Masyarakat jangan mau beli eceran, langsung saja ke SPBU,"

katanya.

Di Banggai terdapat tujuh SPBU masing-masing dua unit di Toili,

empat unit di Luwuk dan satu unit di Bunta. Terdapat lima APMS yang

menjual BBM jenis premum dan solar.


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.