Pertamina Mandalika SAG Team Belajar dari Pengalaman Gagalnya Dimas Ekky ke Moto2 2021

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Dimas Ekky Pratama telah dipastikan gagal memperkuat Pertamina Mandalika SAG Team untuk Moto2 2021.

Nama pembalap jebolan Astra Honda Racing Team tersebut dinilai tidak masuk kriteria Komisi Grand Prix yang diisi FIM (Federasi Sepeda Motor Internasional), Dorna (penyelenggara Kejuaraan Dunia Balap Motor), dan IRTA (Asosiasi Tim Balap Internasional).

Karena kegagalan di atas, pihak Mandalika Racing Team pun mengaku belajar banyak bahwa tidak mudah memasukkan pembalap untuk mentas di ajang Moto2.

"Kita belajar banyak dari kegagalan Dimas. Ini jadi pengalaman kita karena tidak gampang masukin pembalap. Moto2 saat ini sudah berubah. Dahulu siapa saja bisa masuk," kata Direktur Komersial Mandalika Racing Team, Irawan Sucahyono saat diwawancara Bola.com, Jumat (26/12/2020).

"Kalau melihat ke belakang, dulu ada pembalap Indonesia juara Indoprix langsung ke Moto2. Sekarang sudah tidak bisa lagi. Komisi Grand Prix menginginkan pembalap di Moto2 memang yang dinilai bisa langsung bersaing," lanjutnya.

Pada akhirnya Pertamina Mandalika SAG Team akan menurunkan pembalap senior, Tom Luthi bersama rider asal Belanda yang memiliki darah Indonesia, Bo Bendsneyder.

Alasan Dimas Ekky Tidak Sesuai Kriteria

Dimas Ekky diproyeksikan bisa jadi mentor di Mandalika Racing Team Indonesia (Screenshot Vidio)
Dimas Ekky diproyeksikan bisa jadi mentor di Mandalika Racing Team Indonesia (Screenshot Vidio)

Pada kesempatan ini, Irawan Sucahyono, perwakilan dari Mandalika Racing Team turut membeberkan alasan Komisi Grand Prix yang menilai Dimas Ekky tidak sesuai kriteria untuk mentas di Moto2 2021.

"Dimas Ekky gagal tampil di Moto2 2021 karena dua kriteria. Pertama, Komisi Grand Prix yang isinya FIM, Dorna dan IRTA punya kriteria baru untuk pembalap Moto2. Menurut mereka, Moto2 diminati banyak pembalap. Sehingga mereka harus kontrol ketat (pembalap yang layak mentas di Moto2)," kata Irawan Sucahyono.

"Kriteria kedua terkait prestasi. Dimas Ekky memang punya prestasi di masa lalu (podium CEV Moto2). Tapi ada jeda (setelah ikut Moto2 2019, ia absen balapan di tahun 2020). Komisi Grand Prix ini ingin ada kontinuitas."

"Kecuali memang pembalapnya luar biasa. Mereka mau pembalap Moto2 harus orang yang sudah memungkinkan bersaing pada grid depan. Levelnya sangat tinggi. Mereka ingin mencanangkan pembalap Moto2 memang layak ke MotoGP," lanjutnya.

Pada akhirnya kini Mandalika Racing Team sedang coba menurunkan Dimas Ekky pada ajang CEV Moto2 2021. Sementara Pertamina Mandalika SAG Team membidik target juara pada Kejuaraan Dunia Balap Motor Moto2 musim depan.

Saksikan Video Pilihan Kami: