Pertamina Patra Niaga Sumbagsel operasikan 13 SPBU BBM Satu Harga

PT Pertamina Patra Niaga wilayah Sumatera Bagian Selatan telah mengoperasionalkan 13 stasiun pengisian bahan bakar umum untuk program BBM Satu Harga di berbagai daerah terpencil.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Tjahyo Nikho Indrawan di Palembang, Sabtu, mengatakan, sejak 2017 program ini telah memudahkan masyarakat untuk mendapatkan energi, salah satunya di Desa Sukajaya, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin.

“Program ini konsisten dijalankan Pertamina untuk mewujudkan energi berkeadilan di seluruh wilayah Indonesia,” kata dia.

Baca juga: DPR dukung Pertamina optimalkan subsidi BBM satu Harga

BBM Satu Harga merupakan komitmen Pertamina dalam mewujudkan pemerataan energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Untuk itu, Pertamina menjamin pasokan dan ketersediaan BBM hingga ke wilayah pelosok untuk mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi di lokasi tersebut.

Menurutnya, hadirnya BBM Satu Harga di tengah masyarakat terisolasi ini telah berdampak besar bagi perekonomian karena warga dapat dengan mudah memperoleh BBM. Selain itu harganya sama dengan dengan harga BBM yang dijual di kota.

Adi, warga Desa Sukajaya menyampaikan adanya program BBM Satu Harga ini telah membantunya dalam berkegiatan sebagai petani.

“Masyarakat di Desa Sukajaya kini tidak perlu lagi menempuh jarak kurang lebih 70 kilometer untuk mencapai SPBU, selain itu kini kami membeli BBM dengan harga yang sama dengan di kota,” Ujar Adi.

Baca juga: Pemerintah tambah subsidi, Pertamina: Harga BBM dan elpiji tidak naik

Tak hanya BBM, Pertamina juga memastikan ketersediaan LPG di daerah pelosok melalui program One Village One Outlet (OVOO) atau satu desa satu pangkalan.

OVOO bertujuan meningkatkan ketersediaan layanan LPG sehingga masyarakat tidak perlu lagi membeli dengan harga tinggi di pengecer.

Untuk wilayah Sumatera Bagian Selatan, OVOO sudah mencakup 60 kota dan kabupaten atau lebih dari 779 kecamatan dan di lebih dari 8.333 kelurahan.

Selain mengembangkan Pangkalan LPG 3 Kg, program OVOO Pertamina juga terus mendorong pengembangan gerai Pertashop untuk mendistribusikan Bright Gas, BBM berkualitas serta produk pelumas Pertamina.

Hingga saat ini tercatat sebanyak 1.044 gerai Pertashop telah beroperasi sehingga dapat mendukung distribusi energi yang semakin merata sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi desa.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel