Pertamina: Perbaikan pipa BBM di jalur Cilacap-Bandung 1 telah selesai

Perbaikan pipa bahan bakar minyak (BBM) pada jalur Cilacap-Bandung 1 (CB 1) yang bocor telah selesai dilaksanakan, kata Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho.

"Kami telah melakukan penggantian terhadap pipa yang mengalami kebocoran tersebut," katanya saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Cilacap, Jumat.

Setelah dilakukan penggantian dan dipastikan aman, kata dia, pihaknya pada hari Kamis (25/8) melakukan penyaluran perdana BBM jenis solar dari Fuel Terminal Lomanis, Cilacap, menuju Fuel Terminal Tasikmalaya, Jawa Barat, melalui jalur pipa CB 1 tersebut.

Dengan selesainya penggantian pipa tersebut, lanjut dia, penyaluran BBM dari Cilacap menuju Bandung melalui jalur pipa CB 1 tersebut kembali normal.

"Saat ini, pekerjaan difokuskan kembali terhadap proyek pipa BBM CB 3," kata Brasto.

Dalam hal ini, pemasangan pipa BBM Cilacap-Bandung 3 (CB 3) yang merupakan jalur baru tersebut dilaksanakan PT Pertamina (Persero) bersama pihak Kerja Sama Operasional (KSO) PT Hutama Karya (Persero) dan PT Timas Suplindo selaku pelaksana proyek CB 3.

Kebocoran pada jalur pipa CB 1 tersebut diketahui pertama kali oleh warga Dusun Lengkong, Desa Jeruklegi Kulon, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, pada hari Rabu (3/8), pukul 04.30 WIB.

Saat itu, warga setempat mencium bau BBM dan setelah dicek ternyata berasal dari Sungai Jambu yang dilewati proyek pemasangan jalur pipa BBM CB 3, sehingga kejadian tersebut segera dilaporkan ke pihak-pihak terkait.

Oleh karena itu, Pertamina bersama PT Hutama Karya (Persero) dan PT Timas Suplindo langsung melakukan penyelidikan dengan menggali tanah yang terdapat rembesan BBM.

Hingga akhirnya, rembesan BBM tersebut diketahui berasal dari jalur pipa CB 1 yang mengalami kebocoran, sehingga penyaluran BBM dari Cilacap menuju Bandung dialihkan oleh Pertamina melalui jalur CB 2.

Pertamina selanjutnya memasang klem sementara pada pipa yang rembes atau bocor tersebut sembari menunggu pemasangan pipa pengganti pada jalur CB 1. ***1***