Pertamina Rancang Bisnis Tukar Baterai Motor Listrik di Lokasi Wisata

Dusep Malik
·Bacaan 2 menit

VIVA – Inovasi bisnis terus diupayakan oleh PT Pertamina (Persero) di luar usaha intinya sebagai perusahaan minyak dan gas bumi dalam negeri. Kali ini, Pertamina melalui anak usahanya PT Pertamina Power Indonesia akan mengembangkan bisnis ramah lingkungan.

Bisnis tersebut yaitu sewa motor listrik dan pengadaan tukar menukar baterai untuk kendaraan tersebut. Pilot Project ini rencananya baru akan diadakan Pertamina di kawasan wisata Bali.

Corporate Secretary PT Pertamina Power Indonesia, Dicky Septriadi mengatakan bisnis ini nantinya akan bekerjasama dengan pengelola wisata di Bali. Di mana pihaknya akan menyediakan motor listrik dan menyiapkan ekosistemnnya untuk disewakan ke wisatawan.

"Jadi nanti kita sediakan motor listriknya, plus baterai motornya di tambah membangun swap station nya. Jadi nanti pengguna motor listrik tak perlu ganti motor, hanya tinggal ganti baterai di swap station yang tersedia," kata Dicky kepada media, di Jakarta, Selasa 2 Maret 2021.

Dicky mengungkapkan, rencana tersebut sampai saat ini sudah mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah setempat, di mana Gubernur Bali menyatakan ketertarikannya karena sesuai dengan rencana daerah untuk energi bersih dan kemandirian energi.

Adapun untuk pelaksanaanya, Pertamina Power Indonesia akan melaksanakan pada akhir Semester I 2021. Pelaksanaannya dipastikan tidak akan mematikan usaha sewa motor di Bali, karena Pertamina akan berpartner dengan pengusaha lokal.

"Jadi akan diterapkan akhir Semester I-2021, dan pengusaha lokal akan jadi partnernya. Dan kenapa di Bali karena Pemerintah Daerah di sana sangat mendukung energi bersih, kedepan kita juga akan menyasar kawasan wisata lainnya," tegasnya.

Sementara itu, terkait nantinya akan mengembangkan bisnis tukar baterai hingga ke Pertashop sesuai arahan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjajaja Purnama atau Ahok, Dicky menuturkan untuk implementasi tersebut belum dalam waktu dekat.

Sebab, kata dia, hal itu memang menjadi visi misi Pertamina, namun sekali lagi ekosistem dari bisnis kendaraan listrik harus dibangun terlebih dahulu dan upaya bisnis di kawasan wisata untuk mencapai tujuan tersebut.