Pertamina sewakan kapal tanker ke produsen migas Aramco

·Bacaan 1 menit

PT Pertamina International Shipping (PIS) menyewakan kapal tanker MT Gamsunoro kepada perusahaan minyak dan gas bumi terkemuka dunia bernama Aramco Trading Company (ATC) dengan kontrak selama satu tahun.


Manajer Hubungan Pemangku Kepentingan Pertamina International Shipping Robert Dumatubun mengatakan kontrak sewa kapal dilakukan melalui anak usaha perusahaan di Singapura, yakni Pertamina International Shipping Pte Ltd.

"Aramco merupakan produsen energi terbesar di dunia saat ini, sehingga kontrak ini merupakan prestasi bagi PIS yang semakin membuktikan perkembangan bisnis yang eksponensial di tataran global," kata Robert dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Kapal MT Gamsunoro akan berlayar dengan rute penyewaan Teluk Persia - Laut Merah - Asia.

Baca juga: PIS garap penyewaan kapal tanker dengan mitra Swiss

Adapun titik pengapal perdana dimulai dari terminal Al Jubail pada 13-15 Desember 2021. Titik discharge di terminal Ash Shuqaiq dan durasi pengapalan sekitar 90 hari.

Robert mengungkapkan bahwa rute pelayaran ini melewati area Laut Merah yang merupakan rute baru bagi Pertamina.

Kapal MT Gamsunoro berbendera Indonesia yang dikelola sendiri oleh Pertamina International Shipping dan sepenuhnya diawaki oleh 100 persen kru dari Indonesia.

Sebelumnya, kapal milik MT Gamsunoro juga mendapatkan kepercayaan untuk melayani Top Five Biggest Oil Trading Company, yaitu Trafigura.

Kolaborasi penyewaan kapal antara Pertamina International Shipping dengan Aramco Trading Company merupakan tonggak sejarah baru dan pencapaian penting PIS dalam upaya mengembangkan pasar internasional dan menjadi perusahaan pelayaran terkemuka di Asia.

Baca juga: Kapal tanker raksasa pengangkut minyak Pertamina tiba di Indonesia

Baca juga: Kapal tanker raksasa Pertamina perkuat pasokan energi nasional

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel