Pertamina siap hadapi prediksi lonjakan konsumsi BBM di Jatim

·Bacaan 2 menit

PT Pertamina Patra Niaga menyatakan siap menghadapi prediksi lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jawa Timur pada libur Tahun Baru 2022, setelah sejumlah direksi perusahaan itu melakukan pengecekan kesiapan fasilitas penimbunan dan distribusi.

Direktur Pemasaran Regional Patra Niaga, Mars Ega Legowo di Surabaya, Senin, mengatakan, lokasi fasilitas penimbunan dan distribusi atau Fuel Terminal yang dikunjungi adalah seperti di Integrated Terminal Tuban, Surabaya dan Madiun serta Fuel Terminal Malang.

"Pengecekan ini sebagai upaya antisipasi dan peningkatan pelayanan kepada konsumen, sehingga kami dari jajaran direksi PT Pertamina Patra Niaga melaksanakan kegiatan Management Walkthrough (MWT) ke sarana dan fasilitas Pertamina Patra Niaga yang berada di regional Jawa Timur," kata Ega.

Ega menjelaskan, dalam kunjungan itu Ia yang juga didampingi Direktur Keuangan Patra Niaga, Arya Suprihadi, melakukan pengecekan sarana serta fasilitas di SPBU, Pertashop hingga titik-titik pelayanan di sepanjang rest area tol Trans Jawa, dengan memastikan optimalisasi pelayanan kepada konsumen.

Menurut Ega, Pertamina Patra Niaga secara keseluruhan telah siap melayani masyarakat selama natal dan Tahun Baru 2022.

“Seluruh sarana dan fasilitas kami dalam pelayanan BBM, elpiji serta avtur telah optimal. Begitu juga dengan ketahanan stok yang cukup. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi MyPertamina dalam bertransaksi secara digital di SPBU. Hal ini tentunya selain memudahkan juga menjaga protokol kesehatan karena saat ini kita masih dalam situasi pandemi COVID-19," kata Ega.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga regional Jatimbalinus, Deny Djukardi, meminta masyarakat untuk tetap tenang, sebab Pertamina juga telah membentuk Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru sejak 29 November 2021 hingga 10 Januari 2022, untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat.

"Selama hari raya Natal dan libur Tahun Baru, Pertamina Patra Niaga di regional Jatimbalinus telah melakukan proyeksi sebagai upaya antisipasi kenaikan konsumsi BBM, elpiji maupun avtur, " katanya.

Ia memperkirakan, peningkatan konsumsi untuk BBM terutama gasoline sebesar 4 persen, yaitu dari rata-rata harian normal sebesar 18.000 Kiloliter (KL) untuk Gasoline menjadi 18.470 KL per hari.

Sementara elpiji diperkirakan akan naik 7 persen dari rata-rata harian normal sebesar 5.300 Metric Ton (MT) menjadi 5.700 MT.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga Region Jatimbalinus juga telah menambah pelayanan di area tol Trans Jawa berupa kiosk modular (Pertashop) dan kiosk kemasan sebanyak 5 unit yang terletak di Rest Area KM 678B, 695A, 792A, 792B serta tol Pandaan Rest Area KM 66A.

Kemudian, juga terdapat 8 SPBU regular eksisting dan 2 Mobil Tangki siaga (SPBU Kantong) untuk memenuhi kebutuhan konsumen selama perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2022.

“Pada Satgas kali ini juga kami menyediakan titik-titik pelayanan tes antigen gratis di rest area yang bisa dimanfaatkan oleh konsumen. Hal ini kami lakukan sebagai upaya mendukung pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19 yang telah terjadi selama 2 tahun ini," kata Deny.

Baca juga: Pertamina prediksi konsumsi BBM di Jatimbalinus naik empat persen

Baca juga: Pertamina prediksi konsumsi elpiji di Jatim naik 10 persen saat PPKM

Baca juga: Ketika solar menjadi tumpuan harapan nelayan di Kabupaten Gresik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel