Pertamina tambah 116 ribu tabung gas 3kg untuk stok Ramadhan di Garut

Royke Sinaga
·Bacaan 2 menit

PT Pertamina (Persero) menambah stok 116 ribu tabung gas subsidi 3kg untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang diprediksi akan terjadi peningkatan penggunaan bahan bakar gas saat awal Ramadhan atau pertengahan April 2021 di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Untuk stok Ramadhan di bulan April, ada penambahan sebanyak 116 ribu tabung sehingga dipastikan gas aman di pasaran," kata Humas Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Garut Evi Hartaz Alvian di Garut, Minggu.

Tambahan gas subsidi itu hanya untuk April yang bertepatan dengan Bulan Ramadhan atau diluar stok reguler yang biasa didistribusikan Pertamina setiap bulannya sebanyak 1.604.306 tabung.

Pertamina, selalu berkomitmen menambah pasokan gas saat Ramadhan, maupun hari raya seperti Natal dan Idul Fitri 2021 dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat yang seringkali terjadi peningkatan penggunaan gas saat momentum tersebut.

"Penambahan pasokan gas subsidi ini bentuk komitmen Pertamina untuk menjaga ketersediaan gas saat Ramadhan, jadi dijamin tidak akan terjadi kelangkaan," kata Evi.

Penambahan pasokan gas subsidi itu untuk memastikan kepada masyarakat maupun pelaku usaha kecil bahwa di pasaran tidak akan terjadi kelangkaan atau sulit mendapatkan gas saat Ramadhan.

Selain menjamin kebutuhan saat Ramadhan, kata Evi, PT Pertamina juga sedang memperhitungkan kebutuhan gas subsidi untuk tujuh hari menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Fitri yang diprediksi akan terjadi peningkatan penggunaan gas.

"Permasalahan gas ini sudah diperhatikan, jadi masyarakat diimbau tetap tenang, tidak perlu khawatir gas susah didapat," katanya.

Pertamina pada alokasi tahun 2021 menambah stok reguler untuk Kabupaten Garut sebanyak 19 juta tabung atau ada penambahan sebanyak 2 juta tabung dari tahun sebelumnya 17 juta tabung per tahun.

"Ada penambahan gas untuk Garut dari 17 juta, sekarang 2021 jadi 19 juta tabung, kenapa ditambah karena ada penambahan agen, di tahun 2020 kurang lebih ada 36 agen, di tahun 2021 sekarang ada 39 agen untuk LPG," katanya.

Evi mengimbau masyarakat yang ekonominya sudah mapan untuk tidak membeli gas subsidi, melainkan bisa membeli gas nonsubsidi yakni Bright Gas 5.5 kg, 12 kg dan 50 kg yang bisa diperoleh di agen maupun pangkalan.

"Bila masyarakat memerlukan LPG nonsubsidi, bisa langsung membeli ke agen penyalur dan menghubungi 135, dan untuk keperluan-keperluan di luar subsidi, berapa keperluannya, kita siapkan," kata Evi.