Pertarungan Berdarah 2 Pemain Arsenal Sesuai Keinginan Arteta

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Dua pemain Arsenal, David Luiz dan Dani Ceballos terlibat bentrok di sesi latihan usai jeda internasional. Pertarungan Luiz dan Ceballos sangat brutal hingga terjadi pertumpahan darah. Manajer Arsenal, Mike Arteta pun harus turun tangan memisahkan keduanya.

Kejadian bermula dari gerakan agresif Ceballos. Sejak awal latihan pemain-pemain senior The Gunners sudah geram dengan gaya main kasar Ceballos kepada pemain junior yang disertakan untuk mengisi kekosongan pemain.

Puncak amarah Luiz terjadi di sesi latihan pada Jumat 13 November 2020 lalu. Bek asal Brasil itu terkena hantaman Ceballos. Luiz memukul wajah Ceballos hingga membuat hidung gelandang asal Spanyol itu terluka.

Ceballos mencoba bangkit untuk membalas serangan itu. Namun ia gagal karena sudah dipisahkan para pemain dan Arteta. Lantas bagaimana perasaan Arteta setelah dua pemainnya terlibat pertarungan berdarah?

Menurut laporan The Athletic, persaingan dua pemain itu menunjukkan keinginan untuk menang yang sesungguhnya, Aksi itu bisa produktif bagi Arsenal jika diarahkan dengan cara yang benar.

Dan, tensi kompetitif seperti itulah yang diinginkan manajer Arteta dalam skuadnya, dan dapat digunakan secara konstruktif dalam jangka panjang saat The Gunners berupaya untuk naik ke papan atas klasemen dan kembali ke Liga Champions.

Arsenal akan bertandang ke Leeds United pada Minggu 22 November 2020. Menjelang perjalanan ke Elland Road, Luiz dan Ceballos telah menyelesaikan peselisihan mereka.

Keduanya sempat diusir oleh Arteta dari kamp latihan. Kini, keduanya telah meminta maaf kepada rekan satu tim mereka, dan pelatihan telah dilanjutkan dengan cara yang positif tanpa masalah.

Dan Arteta akan berharap para pemainnya menunjukkan semangat yang sama melawan Leeds saat mereka berusaha untuk naik kembali ke papan atas klasemen menyusul kekalahan telak 0-3 dari Aston Villa sebelum jeda internasional.