Pertemuan Terakhir Mahasiswa Unpad dan Ayahnya Sebelum Tewas Ditusuk Orang

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang mahasiswa Universitas Padjadjaran Bandung asal Garut, CAM (23) menjadi korban penusukan orang tidak dikenal (OTK) di Komplek Gading Tutuka, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (11/11).

Setelah sempat diautopsi di Rumah Sakit Sartika Asih Bandung, jenazah CAM dibawa ke kampung halamannya di Muara Rajeun, Kecamatan Cilawu, Garut. Ia dikebumikan di pemakaman keluarga.

Pemakaman CAM diiringi tangisan keluarga, teman, dan pelayat lainnya yang hadir. Di antara keluarga hanya Agus Barkah yang merupakan ayah kandung CAM yang nampak lebih tegar.

Ia berdiri di posisi paling depan pusara anaknya, kemudian memimpin penghormatan terakhir. Dalam ketegarannya itu, Agus mengakui bahwa sebagai ayah kandung ia sangat sedih atas kepergian anaknya.

"Meski sangat sedih, ini semua sudah menjadi takdir yang harus kami terima," akunya.

Dia bercerita, setelah berpisah dengan ibunda CAM, anaknya memilih tinggal dan dibesarkan oleh mantan istrinya. Sebelum meninggal, ia pun sempat bertemu untuk terakhir kalinya bersama anaknya tiga hari yang lalu.

Agus mengaku tidak menyangka kalau pertemuan tersebut akan menjadi terakhir. Karena pertemuan tersebut berawal dari amanah yang diembannya menjadi koordinator tim cabang olah raga loncat indah asal Garut dalam ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Barat di Bandung.

Karena lokasi kegiatannya di Bandung, ia berkesempatan menjenguk anaknya yang sedang kuliah.

Dalam pertemuannya itu, Agus menghabiskan waktu seharian bersama anaknya. Bahkan sempat mengajak anaknya untuk membantunya menjadi pendamping tim loncat indah, namun ditolak CAM.

"Tidak ada banyak hal yang dibicarakan, hanya makan sambil melepas kangen karena sudah lama tidak bertemu," jelasnya.

Sebelum berpisah, Agus juga mengaku sempat memuji badan anaknya yang sekarang menurutnya lebih berisi. Ia juga meminta anaknya untuk semangat dan giat dalam mengerjakan tugas akhir kampusnya.

"Ternyata perjumpaan itu adalah yang terakhir kalinya. Saya sangat kaget begitu mendengar kabar anak saya meninggal di rumah," katanya.

CAM diketahui menjadi korban penusukan OTK di rumahnya di Komplek Gading Tutuka, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Warga yang ada di sekitar lokasi kejadian pun sempat mendengar teriakan CAM, dan saksi juga sempat melihat OTK pelaku penusukan keluar dari dalam rumah untuk melarikan diri.

Dalam rekaman kamera CCTV, terduga pelaku nampak menggunakan jaket ojek online. Ia keluar melarikan diri dari lokasi kejadian menggunakan kotor matik warna putih.

Kasus pembunuhan itu, saat ini tengah dalam pengusutan kepolisian. Tim dari Polresta Bandung saat ini tengah memburu pelaku untuk mengungkap kasus tersebut. [rnd]