Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2022 Diklaim akan Lebih Baik

Merdeka.com - Merdeka.com - Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi 5,44 persen secara tahunan (year on year) pada kuartal II-2022. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengaku, catatan tersebut cenderung di luar perkiraan.

Pasalnya, tahun 2022 sempat dibuka oleh masuknya pandemi Covid-19 varian omicron. Kemudian, pemerintah juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal II 2022 sebesar 5,17 persen YoY.

"Sehingga kita tidak heran, pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2022 itu di atas konsensus ke 5,44 persen. Ini berikan feedback, ekonomi kita tumbuh lebih baik dibanding perkiraan," ujar Febrio dalam sesi taklimat media, Senin (8/8).

Pertumbuhan ekonomi positif itu disebut bakal terus berlanjut pada kuartal III 2022. Terlebih, BKF sudah punya catatan untuk kegiatan ekonomi pada Juli 2022. "Untuk kuartal III ini sudah berjalan satu bulan lebih. Dari data yg kita lihat, kita lihat pertumbuhan ekonomi kuartal III-2022 lebih baik lagi dari kuartal II," imbuhnya.

Namun, dia tak ingin lengah. Sebab, aktivitas ekonomi global saat ini masih dihantui ketidakpastian tinggi. Meskipun, Febrio tetap meyakini pertumbuhan ekonomi kuartal III 2022 bakal lebih kuat daripada triwulan sebelumnya.

"Tapi lagi-lagi kita harus waspada, karena perubahan terjadi bukan hanya bulan ke bulan, tapi hari ke hari. Contoh, harga crude (palm oil) beberapa hari terakhir sudah turun," sebut dia.

"Perlahan ini harus kita pantau, di samping aktivitas ekonomi masyarakat yang sudah jauh di atas pra pandemi. Pertumbuhan ekonomi di tengah-tengah ketidakpastian tinggi, kita punya alasan untuk tetap optimis, tapi tetap waspada," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]