Pertumbuhan Ekonomi RI Diprediksi Turun Menjadi 5,3 Persen di 2022

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengabarkan, berdasarkan prediksi Dana Moneter Internasional (IMF), pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksi turun menjadi 5,3 persen tahun ini. Bahkan di tahun depan, pertumbuhan ekonomi juga akan terpangkas 0,1 persen di tahun depannya.

"Indonesia masih diperkirakan tumbuh 5,3 persen, atau hanya mengalami sedikit koreksi 0,1 persen. Tahun depan masih di 5,2 persen," ujar Sri Mulyani dalam sesi konferensi pers APBN KiTa, Rabu (27/7).

Menurutnya, angka-angka tersebut masih jauh lebih baik dibanding negara lainnya. Meski demikian, dia mewanti-wanti agar tak terlena, karena situasi perekonomian dunia kini semakin memanas akibat lonjakan tingkat inflasi.

"Kita lihat, salah satu guncangannya adalah inflasi tahun ini di negara maju akan tetap bertahan di atas 6 persen, atau 6,6 persen. Di negara berkembang, inflasinya mencapai 9,5 persen, atau lonjakan 0,8 percentage point dari proyeksi sebelumnya," paparnya.

Sebagai perbandingan, berdasarkan perkiraan IMF, pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) tahun ini akan turun 1,4 persen jadi 2,3 persen. Sedangkan pada 2023 akan makin parah, menjadi hanya 1 persen secara full year atau terpangkas 1,3 persen.

Begitu juga Eropa, yang pertumbuhan ekonomi di sepanjang 2022 diprediksi turun 0,2 persen menjadi 2,6 persen. Lalu makin terpangkas jadi 1,2 persen di tahun depan, atau turun 1,1 persen dari proyeksi awal.

Sri Mulyani melanjutkan, kondisi serupa pun bakal dirasakan China sebagai negara ekonomi terbesar kedua di dunia. IMF merevisi pertumbuhan ekonominya menjadi hanya 3,3 persen dari tadinya 4,4 persen, dan 4,6 persen pada 2023 atau melemah 0,5 persen.

"Penurunan yang cukup signifikan. China selalu mengharapkan pertumbuhan ekonominya selalu di atas 5 persen. Jadi ini adalah pertumbuhan ekonomi yang cukup lemah untuk tahun ini dan tahun depan," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel