Pertumbuhan Industri Plastik Hilir Turun

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

TEMPO.CO, Jakarta - Pertumbuhan industri plastik tahun ini diprediksi mencapai angka tujuh persen. Menurut Ketua Asosiasi Industri Plastik Hilir Indonesia Tjokro Gunawan realisasi pertumbuhan itu meleset dari target awal yang sebesar 10 persen.

»Tahun ini target kami 10 persen, tapi realisasinya diperkirakan hanya tujuh persen,” katanya kepada Tempo, Rabu, 26 September 2012.

Menurut Tjokro, melesetnya pertumbuhan industri plastik hilir karena pengaruh harga minyak dunia yang fluktuatif. Padahal minyak disebutnya menjadi salah satu bahan baku utama yang digunakan dalam industri plastik hilir.

»Minyak memang bukan bahan baku utama, tapi jelas sangat mempengaruhi,” katanya.

Ia memprediksi nilai penjualan di industri plastik hilir tahun ini menembus angka US$ 6 miliar. Jumlah tersebut naik dari total penjualan tahun lalu yang mencapai angka US$ 4,2 miliar. »Meski tidak sesuai target tapi tahun ini diperkirakan tetap tumbuh industrinya,” katanya.

Menurut Tjokro, tingginya angka impor industri plastik juga membuat kinerja di sektor ini masih belum terlalu optimal. Saat ini, bahan baku industri plastik hilir di Indonesia 60 persen masih harus diimpor dari luar negeri. »Kalau impor dari Thailand atau negara ASEAN tidak kena bea masuk, tapi di luar ASEAN kita kena 10 persen,” ujarnya.

Indonesia sendiri, kata Tjokro, merupakan negara dengan produsen bahan baku plastik terendah di ASEAN. Hal itu disebutnya sangat ironis mengingat jumlah konsumsi plastik di Indonesia cenderung meningkat setiap tahunnya. "Artinya pasar Indonesia itu sangat potensial, konsumsinya saja diperkirakan tumbuh 7 persen tiap tahun," katanya.

Tjokro berharap investasi dari Honam Petrochemical Corporation di Indonesia bisa direalisasikan. Soalnya, selain membantu mengurangi biaya produksi, masuknya Honam juga bisa membuat persaingan di dalam negeri semakin positif. »Jadi agar kualitas produk di dalam negeri bisa tetap tinggi.”

Sebelumnya Honam berencana menanamkan investasinya di Indonesia sebesar US$ 5 miliar dengan membangun pabrik petrokimia. Namun hingga kini rencana tersebut masih terganjal oleh permasalahan lahan.

Pasalnya lahan yang diinginkan oleh Honam merupakan lahan milik PT Krakatau Steel, yang lokasinya berdekatan dengan PT Titan Kimia Nusantara, anak perusahaan Honam di Indonesia.

DIMAS SIREGAR

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...