Pertumbuhan manufaktur China sedikit menurun pada Oktober

·Bacaan 2 menit

Beijing (AFP) - Pertumbuhan industri manufaktur di China sedikit menurun pada Oktober, namun tetap berada di wilayah pertumbuhan saat ekonomi terbesar kedua dunia itu melanjutkan pemulihannya pasca guncangan wabah COVID-19, menurut data resmi yang dirilis pada Sabtu.

Purchasing Managers Index (PMI) yang diawasi secara ketat menjadi ukuran utama dari aktivitas manufaktur di China, yang sebagian besar telah bangkit kembali setelah terpuruk akibat langkah pembatasan ketat COVID-19 pada Februari.

Pada Oktober, angka PMI berada di 51,4, sedikit di bawah 51,5 pada September. Setiap angka di atas tanda 50 poin mencerminkan pertumbuhan, sementara di bawahnya menandakan kontraksi.

Zhao Qinghe, ahli statistik senior di Biro Statistik Nasional (NBS), mengatakan bahwa angka bulan ini, dengan kenaikan beberapa indeks utama termasuk ekspor, impor dan pesanan baru, menunjukkan "pemulihan kilat".

"Manufaktur di negara-negara besar kembali bangkit ... dan pemulihan permintaan berhasil menaikkan harga," kata Zhao.

Tekstil, bahan baku kimia, produk kimia, produk karet dan plastik yang digunakan dalam memerangi pandemi mengalami peningkatan permintaan yang luar biasa, tambahnya.

Pada Februari, PMI manufaktur China anjlok menjadi 35,7 poin setelah COVID-19 membuat sebagian besar China "mati suri".

PMI non-manufaktur masuk di 55,2 poin, naik 0,3 poin dari September, menunjukkan tanda-tanda lebih lanjut dari rebound ekonomi.

China diperkirakan menjadi satu-satunya negara besar yang mencatat pertumbuhan positif tahun ini.

Dana Moneter Internasional (IMF) hampir menggandakan perkiraan pertumbuhan negara tersebut pada 2020 menjadi 1,9 persen di tengah pemulihan yang kuat, yang didorong oleh kemampuannya untuk mengekang wabah COVID-19 dan permintaan global yang tinggi untuk peralatan medis.

Ekonomi terbesar kedua di dunia itu tumbuh 4,9 persen pada kuartal ketiga dari tahun sebelumnya, menurut data resmi.

Hal itu menggambarkan pemulihan dari rekor kontraksi dalam tiga bulan pertama, saat langkah penguncian COVID-19 yang ketat telah berakhir dan pemerintah meluncurkan rencana stimulus untuk melindungi ekonomi dari pandemi.