Peruri Gelar Swab Antigen kepada Lebih dari 2.300 Karyawan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pada awal 2021, Indonesia mengalami lonjakan pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan angka cukup tinggi dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.

Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan perusahaan, Peruri terus melakukan screening pemeriksaan Covid-19 secara rutin sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus dan menjamin kesehatan karyawannya.

Selama 2 (dua) hari pada Senin-Selasa, 15-16 Februari 2021, Peruri telah melakukan tes swab antigen kepada 2.372 karyawan yang pelaksanaannya bekerja sama dengan Indofarma Global Medika.

Pada hari pertama jumlah karyawan yang dites sebanyak 1.948 orang kemudian pada hari kedua sebanyak 424 orang. Tes swab antigen ini merupakan tahap pertama dari beberapa tahap tes yang akan dilakukan Peruri guna mengidentifikasi Covid-19 di lingkungan perusahaan secara keseluruhan.

Tindakan antisipasi ini dilakukan akibat tingginya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karawang serta komitmen dari Peruri untuk terus memberikan keamanan dan kenyamanan kepada seluruh karyawan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen kami melindungi karyawan guna mencegah penyebaran Covid-19. Kami berupaya agar screening terus dilakukan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, mari tetap konsisten mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan dan melakukan pemeriksaan dini secara berkala untuk meredam penyebaran Covid-19,” kata Gandung Anggoro Murdani selaku Direktur SDM dan Umum Peruri, Selasa (16/2/2021).

Perum Peruri Ekspor 300 Ribu Paspor ke Sri Lanka

Ilustrasi visa dan paspor. (iStockphoto)
Ilustrasi visa dan paspor. (iStockphoto)

Satu lagi BUMN berhasi ekspansi ke luar negeri. Kali ini giliran Perum Peruri.

Di penghujung 2020, Peruri mengekspor Paspor ke Sri Lanka dengan melakukan seremonial pengiriman pertama pada Rabu, 16 Desember 2020 bertempat di Gedung Percetakan Kertas Berharga Non Uang, Kawasan Produksi Peruri, Karawang.

Jumlah paspor pada pengiriman pertama ini sebanyak 300 ribu buku dengan total keseluruhan pada kontrak kerja sama yaitu sebanyak 1 juta buku.

Seremonial pengiriman pertama Paspor Sri Lanka ini disaksikan oleh Direktur Pengembangan Usaha Peruri, Fajar Rizki serta beberapa jajaran kepala divisi dan pimpinan lainnya.

Sejak 2003, Peruri telah melakukan kerja sama dengan pemerintah Sri Lanka untuk memenuhi kebutuhan dokumen imigrasi berupa pencetakan Paspor Sri Lanka. Hingga 2020, total kerja sama Peruri dengan pemerintah Sri Lanka untuk pencetakan Paspor adalah sebanyak 9 juta buku.

“Pada hari yang berbahagia ini, saya bersyukur Peruri dapat melakukan pengiriman pertama Paspor Sri Lanka dalam kurun waktu yang relatif singkat karena kontrak yang baru kami terima pada 31 Juli 2020. Hal ini menunjukkan bahwa salah satu produk Peruri telah mampu menembus pasar internasional di tengah kompetisi bisnis yang semakin kompetitif. Saya harap ke depannya kami dapat menyelesaikan produksi keseluruhan dengan baik dan lancar,” ujar Fajar Rizki dalam keterangannya, Kamis (17/12/2020).

Sejak 2017 Peruri juga telah memulai memproduksi e-Paspor. Peningkatan kapabilitas Peruri tersebut membuka peluang yang lebih besar bagi Peruri untuk meraih pasar internasional dalam memproduksi produk sekuriti lainnya seperti uang kertas, koin, pita cukai dan prangko.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: