Perusahaan asal Korea berinvestasi di bidang energi di Tanjungpinang

·Bacaan 1 menit

Perusahaan asal Korea Selatan, PT Eco Solar Energy, akan berinvestasi di bidang energi dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan FTZ Dompak, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, dengan menggandeng perusahaan setempat, PT Pasir Panjang Nusantara.

Perwakilan PT Eco Solar Energy, Lee Nam Hak, menjelaskan, dengan pertimbangan lokasi, maka PLTS akan dibangun di kawasan dengan luas lahan tahap awal adalah 115 Hektare.

"PLTS akan menghasilkan listrik kapasitas 50 MegaWatt. Rencana peruntukannya untuk PLN dan kawasan FTZ,” katanya, di Tanjungpinang, Senin.

Baca juga: Pemkab Kubu Raya serahkan hibah aset PLTS ke tiga desa

Menurutnya sekitar 1.500 tenaga kerja akan diperlukan untuk proyek PLTS itu dan hanya lima persen tenaga kerja di luar Tanjungpinang dan tenaga asing. "Perekrutan tenaga kerja oleh perusahaan, didominasi pekerja setempat," ujarnya.

Sementara itu Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, mendukung penuh investasi yang akan dibangun di pusat ibukota Provinsi Kepulauan Riau itu. Ia optimistis dengan ada investor masuk, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat.

Baca juga: PLTS teknologi mumpuni akselerasi transisi energi Indonesia

Pihaknya akan membantu segala hal yang menjadi kewenangan mereka. “Kepada jajaran terkait yaitu camat, lurah dan BPN agar memastikan dengan benar terkait lahan yang akan dibangun, agar tidak timbul permasalahan di kemudian hari,” ucapnya.

Selain itu, dia juga meminta kepada Dinas Perizinan Pemkot Tanjungpinang untuk mengecek kembali kelengkapan syarat atas pendirian usaha lengkap dan membantu mempermudah perizinan yang dibutuhkan sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Kementerian ESDM sebut potensi energi surya capai 3.294 GWp

Ia pun meminta kepada investor untuk membuat komitmen kerja khususnya terkait perekrutan tenaga kerja. “Komitmen kerja ini sebagai pegangan bagi kami Pemkot Tanjungpinang agar dalam pelaksanaannya nanti sesuai dengan perjanjian awal yang sudah disepakati bersama,” ujar dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel