Perusahaan Ini Dorong dari Vaksinasi Jadi Cuan, Begini Caranya

·Bacaan 1 menit

VIVA – Perusahaan edukasi di bidang perdagangan berjangka DNA Pro Akademi, meluncurkan gerakan ‘Dari Vaksinasi ke Cuanisasi’. Sehingga pemullihan ekonomi RI Terdampak COVID-19 bisa terakselerasi.

Gerakan itu adalah gerakan yang dirancang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenal investasi dalam perdagangan berjangka dengan baik dan benar, sehingga mengurangi risiko kerugian pada saat melakukan aktivitas trading.

Business & Development Director PT DNA Pro Akademi Daniel Zii mengungkapkan, pihaknya mendukung program vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah. Namun, ia menyadari bahwa pemulihan ekonomi memerlukan waktu yang relatif lama.

Sebab, banyak bisnis mengalami kebangkrutan. Para pekerja banyak yang di-PHK, serta belum ada solusi untuk mendorong pemulihan ekonomi mikro.

“Saya yakin dengan gerakan ini, DNA Pro dan para founder-nya dapat men-cuanisasi Indonesia di tahun 2022," tutur Daniel Zii dikutip dari keterangannya, Minggu, 29 Agustus 2021.

Gerakan itu diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam memulihkan keadaan ekonomi mereka di tengah pandemi ini. Melalui program ini, masyarakat dapat memperluas wawasannya terhadap dunia investasi, menambah literasi dan produk investasi.

"Serta mengurangi potensi kerugian pada saat melakukan trading," tegasnya.

Daniel Zii berharap bahwa gerakan ini dapat membantu mencetak deretan orang yang berhasil keluar dari keterpurukan ekonomi karena pandemi. Hal ini sejalan dengan usaha Pemerintah untuk memulihkan perekonomian Nasional.

DNA Pro Akademi sendiri saat ini sudah memiliki sekitar lebih dari 60,000 anggota di seluruh Indonesia. Seluruh dari anggota komunitas trader sudah merasakan manfaat yang konsisten.

Kedepannya, DNA Pro akan melebarkan jangkauan usahanya di kota Surabaya, dan mengedukasi masyarakat Surabaya dengan visi dan misi mensejahterakan masyarakat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel