Perusahaan Jangan Bandel Langgar PPKM Darurat, Ada yang Pelototi

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat berlaku mulai 3-20 Juli 2021 di Jawa dan Bali. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta manajemen perusahaan dan pekerja untuk mematuhi kebijakan Pemerintah tersebut.

Ida mengatakan, telah menginstruksikan para pengawas ketenagakerjaan di tingkat pusat dan daerah untuk turut membantu pelaksanaan Satgas COVID-19. Khususnya dalam mengawal pelaksanaan PPKM Darurat di daerahnya masing-masing.

“Kebijakan pemerintah untuk memberlakukan PPKM Darurat adalah ikhtiar terbaik untuk menghentikan penyebaran COVID-19. Semua pihak harus mematuhi untuk keselamatan kita bersama karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama.,”kata Ida di Jakarta pada Sabtu, 2 Juli 2021.

Menaker Ida menambahkan, kedisiplinan semua pihak mematuhi protokol kesehatan sebagaimana diatur dalam PPKM Darurat adalah bagian dari upaya perlindungan atas keberlangsungan usaha. Sekaligus melindungi keselamatan dan kesehatan para pekerja di tempat kerja.

Karena itu tegasnya, keselamatan pekerja harus jadi perhatian utama perusahaan di masa pandemi ini. Khususnya, pada masa PPKM Darurat yang diterapkan.

Baca juga: Harga Ivermectin Rp7.885/Tablet, Luhut: Jangan Ada yang Ambil Untung

“Kita utamakan kesehatan dan keselamatan pekerja dengan melakukan pencegahan penyebaran pandemi di tempat kerja. Kalau semuanya sudah membaik kita harapkan produktivitas kerja dan kelangsungan usaha akan berangsur pulih, dan perekonomian juga berangsur kembali normal,” ungkapnya.

Di sisi lain, Menaker Ida juga meminta para pengusaha, serikat pekerja dan para pekerja untuk meningkatkan dialog sosial guna mematuhi upaya pemerintah ini. Lalu, saling bekerja sama untuk bertahan dalam menghadapi pandemi ini.

"Harus kita akui kondisi di masa pandemi ini sangat berat bagi semua orang. Tapi mau tidak mau kita harus bertahan. Saatnya pemerintah, pengusaha dan pekerja bekerja sama lebih erat sehingga kita bisa lalui masa pandemi ini dengan baik," tutupnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel