Perusahaan Kanada Tawarkan Gaji Rp 1,1 Miliar, Tugasnya Hanya Duduk dan Cicipi Permen

Merdeka.com - Merdeka.com - Perusahaan permen asal Kanada membuka lowongan pekerjaan dengan gaji menggiurkan. Tugasnya pun tidak sulit, hanya duduk dan mencicipi permen.

Candy Funhouse, perusahaan ritel beraneka jenis permen mulai dari cokelat sampai jelly, menawarkan gaji 100.000 dolar Kanada atau sekitar Rp 1,1 miliar sebagai Kepala Pegawai Gula-Gula (Chief Candy Officer). Pekerjaan ini pun bisa dilakukan dari rumah (work from home).

Tugasnya adalah "memimpin rapat dewan gula-gula, menjadi kepala tester, dan semua hal yang menyenangkan."

CEO Candy Funhouse, Jamal Hejazi menyampaikan ribuan kandidat telah mengajukan lamaran untuk posisi tersebut. Hejazi mengaku kaget dengan banyaknya jumlah pelamar.

"Bayangkan kenangan terbaik Anda dikelilingi permen, dan itu terjadi setiap hari saat bekerja," kata Hejazi, dikutip dari CNN, Selasa (2/8).

Candy Funhouse yang berpusat di Toronto ini dipimpin empat saudara kandung berusia 20-an sampai 30-an tahun yang besar di daerah tersebut dan orang tua mereka memiliki toko donat dan restoran.

"Kakak saya Mo, kepalanya, mendirikan ini pada 2018 dan ibu saya adalah pegawai nomor dua," kata Hejazi, menambahkan dia dan adik perempuan dan laki-lakinya lalu ikut bergabung dengan perusahaan ini.

Posisi Chief Candy Officer terbuka untuk pelamar berusia lima tahun (dengan syarat izin orang tua). Banyak orang tua merekam anak mereka untuk mengisi lamaran dan mengunggahnya secara online.

Perusahaan ini memiliki 340.000 pengikut di Instagram dan 3 juta di TikTok, termasuk Kardashian bersaudara.

Hejazi juga membantah laporan di media sosial yang menyebutkan posisi Chief Candy Officer akan diwajibkan mencicipi 3.500 biji permen per bulan.

"Itu bisa 117 per hari. Itu terlalu banyak," pungkasnya. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel