Perusahaan Lokal Penyedia Pin Game, Lebarkan Sayap Hingga Amerika

Pius Yosep Mali, Misrohatun Hasanah

VIVA – Game online kini semakin digemari oleh masyarakat Tanah Air. Bahkan, beberapa permainan digital sudah masuk dalam kategori esports, dan dibuat kompetisinya secara resmi. Tak hanya berskala nasional, kompetisi esports juga menjadi favorit, khususnya kaum milenial.

Hal ini membuat platform game berbasis website, UniPin percaya diri mengembangkan sayap bisnisnya ke banyak negara. Platform game karya anak bangsa tersebut, berencana melakukan ekspansi ke India, Kamboja, bahkan hingga ke kawasan Amerika Latin.

CEO dan Co-Founder UniPin, Ashadi Ang mengatakan, saat ini perusahaan yang berdiri sejak 2011 tersebut  diketahui sudah mengepakan sayap bisnisnya ke Malaysia, Filpina, Singapura, Myanmar dan Thailand.

"UniPin ini bekerja sama dengan seluruh penerbit game. Jadi negara-negara yang kita pilih ini sudah disesuaikan dengan market yang penetrasi perbankannya belum besar," ujarnya dalam konfrensi pers di Jakarta, Jumat, 8 November 2019.

Baca juga: Ada turnamen eSports bergengsi di gelar di Jakarta

Sekedar informasi, UniPin adalah platform berbasis website yang menghubungkan penerbit game di dunia dengan beragam metode pembayaran terkemuka. Mereka menyediakan pin elektronik yang bisa digunakan gamers untuk berbagai jenis permainan.

Perusahaan menargetkan negara-negara yang metode perbankannya belum terlalu masif, seperti masyarakat yang masih awam dengan kartu kredit.

Sementara untuk perkembangan bisnisnya, Ashadi mengaku UniPin berkembang sangat pesat meskipun pernah terjadi penurunan pada 2016. Setiap tahunnya pendapatan mereka meningkat tiga kali lipat.

"Pengguna kita paling banyak di game Free Fire. Sejak 2011 ada lebih dari 10 juta user. Kemudian saat mobile game mulai jadi tren, ada 2.500 pengguna baru setiap harinya," tuturnya.