Perusahaan Teknologi Bakal Bentuk Aliansi Strategis

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan teknologi dinilai telah membentuk aliansi strategis. Selain berencana mendapatkan pendanaan dari penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO), kegiatan merger dan akuisisi siap untuk melonjak di Indonesia.

Salah satunya yang jadi perhatian rencana merger Gojek dan Tokopedia. Jika merger ini berlanjut, PT Mandiri Sekuritas melihat akan menciptakan ekosistem sinergis yang kuat dari pelanggan, pedagang dan mitra pengemudi melalui pendirian yang kuat dari e-commerce, pembayaran digital dan layanan keuangan serta transportasi dan pengiriman makanan.

Meski pasar Indonesia cukup besar untuk beberapa pemain sehingga dapat saling berdampingan, potensi merger masih menantang.

Hal ini seiring meningkatnya dominasi Sea Ltd di e-commerce melalui Shopee dan pembayaran atau fintech melalui ShopeePay. Hal terbaru dengan diizinkannya akuisisi bank yaitu Bank Kesejahteraan Ekonomi.

Kemudian memanfaatkannya untuk memperkuat ekosistem e-commerce dan game yang kuat, Shopee memperluas ekspansinya lewat Shopee Food untuk pengiriman makanan.

Sebelumnya jasa ini sebagian besar dipegang oleh GoFood dan Grab Food. Ini semakin meningkatkan ekosistem mitra pedagang offline dan armada pengirimannya.

"Pada saat yang sama, kami yakin platform teknologi mungkin perlu mulai membentuk aliansi dan sinergi sehingga pendanaan menjadi lebih selektif,” demikian mengutip laporan tersebut.

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

Kinerja Sea Ltd

Adapun Sea Ltd menikmati pertumbuhan dari bisnis game dan juga mendapatkan dukungan dari pemegang saham utama Tencent. Sea Ltd membukukan earnings before interest, taxes, depreciation and amortization (ebitda) yang positif mencapai USD 7,7 juta pada kuartal II 2020.

Ebitda itu meningkat menjadi USD 120,4 juta pada kuartal III 2020. Namun, kuartal IV 2020 turun menjadi USD 48,7 juta.

Kinerja Sea Ltd mendaatkan dukungan dari menguatnya bisnis permainan seperti Free Fire yang menjadi kunci pendorong margin bisnis permainan.

Pada kuartal IV 2020, Sea Ltd mendapatkan ebitda USD 663,5 juta dari hiburan digital, sedangkan e-commerce sebanyak USD 438,5 juta, dan bisnis lainnya USD 165,6 juta. Perseroan memperkirakan pertumbuhan hiburan digital 38,1 persen secara year on year (YoY) dan pendapatan e-commerce tumbuh 112,3 persen secara YoY.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini