Perwakilan PBB Datangi Petani di Jatim Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Merdeka.com - Merdeka.com - Persatuan Bangsa Bangsa melalui Dana Internasional untuk Pengembangan Pertanian (IFAD) telah mengucurkan dana kepada Indonesia skitar USD55,3 juta. Bantuan tersebut disalurkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) kepada para petani melalui Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS). Tujuan dari program ini adalah mewujudkan wirausahawan milenial tangguh dan berkualitas.

Guna memastikan progres dari Program YESS, Country Director-Head of the South East Asia and Pacific Hub IFAD, Ivan Cossio Cortez, IFAD-Asia Pacific Regional Director, Reehana Raza serta Lead Portfolio Advisor-Asia and the Pacific Division, Chicca Liam melakukan kunjungan ke beberapa lokasi penerima manfaat program YESS di Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Tim IFAD berdiskusi dengan delapan penerima hibah kompetitif (HK) perwakilan dari Jatim. Tim IFAD pun menanyakan terkait nominal HK yang didapatkan, Bagaimana peran mentor sejauh ini, serta ilmu apa saja diberikan oleh mentor.

Ghosiyatul Wakhidah (36), salah satu petani paprika dari Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, menuturkan terbantu dengan bantuan permodalan tersebut.

"Alhamdulillah, Kabupaten Pasuruan menjadi salah satu lokasi program YESS. Alhamdulillah lagi, saya juga menjadi salah satu penerima manfaatnya. Saya sangat bersyukur mendapatkan kesempatan dikunjungi langsung oleh Tim IFAD. Ini akan menjadi pemacu semangat kami semua untuk jauh lebih maju lagi mengembangkan sektor pertanian," kata Ghosiyatul.

Ghosiyatul mengembangkan budidaya paprika aneka varian, mulai dari merah, hijau, kuning hingga ungu di tiga lokasi lahan, dengan total luasan lahan 3.900 m2.

Dia menceritakan, setelah menerima manfaat HK pada 2021, omzet budidaya paprika mencapai kisaran Rp50 juta per bulan dengan jaringan pemasaran e-Commerce, Tani Hub.

"Kami mensuplai Tani Hub secara kontinyu, untuk itu kami sangat memperhatikan kualitas dan kuantitas mulai dari tanam, perawatan, panen hingga pasca panen. Untuk hasil panen yang tidak sesuai dengan grade Tani Hub kami jual di pasar lokal. Kami juga telah ada kontrak dengan Pizza Hut wilayah Jawa Timur untuk mensuply kebutuhan paprika," tutupnya.

Selain bertemu perwakilan penerima HK, Ivan Cossio Cortezdan dan koleganya mengunjungi lokasi pemagangan. Bertemu dengan alumni pemagangan Program YESS dan Dinas Ketenagakerjaan setempat. Tim IFAD memastikan benefit apa yang didapatkan oleh peserta pemagangan hingga ilmu yang didapatkan.

Beberapa kali Tim IFAD menyatakan apresiasinya terhadap pelaksanaan program YESS di Indonesia. Reehana Raza menyampaikan bahwa IFAD sangat bangga dengan apa yang dilakukan oleh petani muda maupun alumni program pemagangan.

"Antusiasme mereka sebagai generasi milenial sangat tinggi untuk bergerak di bidang pertanian, dan ini sangat menginspirasi," katanya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, regenerasi petani salah satu fokus Kementan bagi keberlanjutan pembangunan pertanian.

"Indonesia harus menjalankan pertanian efektif, efisien dan transparan melalui pengembangan pertanian maju, mandiri dan modern yang dimotori oleh petani milenial. Melalui sinergi dengan IFAD, Kementan berupaya meningkatkan regenerasi melalui pengembangan petani milenial sekaligus memastikan bahwa bertani itu keren," kata Syahrul dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (18/6).

Syahrul mengingatkan, pengelolaan pertanian harus dilakukan secara baik dan mengutamakan kepentingan rakyat. Terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19, sektor pertanian terbukti mampu menopang basis ekonomi dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten atau kota hingga provinsi.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengharapkan melalui Program YESS akan terwujud regenerasi pertanian, meningkatnya kompetensi SDM dari perdesaan, meningkatnya jumlah wirausahawan muda di bidang pertanian.

"Kementan mendorong pertanian akan menjadi lapangan kerja menarik, prospektif dan menguntungkan, dan dapat berdampak pada penurunan angka pengangguran serta terjadinya urbanisasi," terangnya. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel