Perwira Polisi Sabang Gegerkan Warga

TEMPO.CO, Banda Aceh - Perwira polisi yang juga Wakil Kepala Polres Sabang, Komisaris Saiful Lubis membuat gegera warga Sabang, Aceh. Gara-garanya, dia menggagalkan prosesi hukuman cambuk yang akan digelar usai salat dzuhur pada Kamis, 24 Mei 2013. »Saat akan dilaksanakan, perwira polisi datang dan mengambil pelaku yang anak buahnya,” kata seorang sumber yang enggan namanya ditulis kepada Tempo, Jumat, 25 Mei 2013.

Hukuman cambuk itu dipersiapkan di Masjid Agung Kota Sabang bagi tiga orang yang terlibat kasus judi togel. Satu dari ketiganya adalah polisi. Saat hendak eksekusi, kata sumber tadi, telah hadir seluruh unsur seperti kejaksaan, polisi Syariah, dan polisi pamong praja. »Perwira itu protes dan mengatakan hukuman cambuk tak berlaku untuk polisi.” Sang perwira, kata sumber itu, mengaku akan menghukum sendiri anak buahnya.

Masyarakat pun ramai, namun tak bisa berkutik. Apalagi banyak polisi datang ke lokasi. Akhirnya, hukuman cambuk bagi ketiga orang yang dinyatakan bersalah itu urung dilaksanakan. Mereka ditangkap Januari lalu, dinilai melanggar Qanun Aceh nomor 13 tahun 2003, tentang Maisir (judi).

Kepala Polres Sabang, Ajun Komisaris Besar Chomariasih, mengatakan wakilnya tidak bermaksud menggagalkan hukuman tadi. Namun itu lebih pada persoalan kemanan. »Kurang koordinasi dalam pelaksanaan hukuman cambuk itu,” kata Chomariasih kepada Tempo.

Menurut Ajun Komisaris Besar Chomariasih, hukuman cambuk biasa berlangsung pada Jumat seusai shalat. Poliis Syariah dan Kejaksaan pun tak berkoordinasi dalam pengamanan polisi. Dia mengaku berjaga-jaga seandainya masyarkat dan keluarga terhukum marah dan membuat kekacauan atau keributan. »Siapa yang tanggungjawab nantinya,” kata dia.

Chmariasih berharap ke depan, sebuah koordinasi dengan polisi dalam pelaksaan hukuman dan sesuai ketentuan. »Kami mendukung proses hukum, tidak mungkin tidak,” ujar Chomariasih. (Baca Lengkap: Masalah Otonomi Khusus Aceh)

ADI WARSIDI

Topik Terhangat:

Kisruh Kartu Jakarta Sehat | Menkeu Baru | PKS Vs KPK | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah

POLITIK Terpopuler

Adnan Buyung: Dipo Alam Lancang!

99,9 Persen Siswa SMU Jawa Timur Lulus UN

PPATK: Perempuan Fathanah Seperti Gunung Es 

UN SMA Jawa Barat, Siswa Lulus 99,9 Persen

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.