Pesan Ahok dan Tokoh Buddha Jelang Sumpah Pemuda di Masa Pandemi

Liputan6.com, Surabaya - Ketua Dewan Pembina Young Buddhist Association (YBA) Indonesia Billy Lukito Joeswanto mengungkapkan, Sumpah Pemuda merupakan semangat luar biasa dari pemuda terdahulu.

"Itulah yang diterapkan oleh muda-mudi Buddhis supaya bangsa ini comeback stronger di masa New mormal ini," katanya pada acara webinar sarasehan kebangsaan dengan tema Comeback Stronger, ditulis Senin (18/10/2021).

Billy mengatakan, walaupun pihaknya berbeda, namun semangat 93 tahun yang lalu harus selalu dibawa hingga sekarang.

"Kita harus memiliki visi satu yaitu persatuan di atas kebhinnekaan, dengan persatuan atas perbedaan itulah kita akan menjadi individu yang lebih baik," ucapnya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berpesan kepada generasi sekarang, khususnya seluruh panitia kegiatan sarasehan kebangsaan 2021 agar tidak berhenti menolong orang.

Ahok menuturkan, menolong orang adalah sebuah kesempatan yang belum tentu dapat terulang.

"Jadi kalian jangan pernah lelah, apalagi berhenti untuk menolong orang. Karena kesempatan (menolong) itu belum tentu terulang. Menolong orang adalah kesempatan," tuturnya.

Ketua acara sarasehan kebangsaan, Novella Catherine Angela Thamrin menambahkan, Comeback Stronger merupakan acara yang diadakan oleh Young Buddhist Association bersama muda-mudi buddhis dari berbagai universitas dan organisasi.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Disambut Antusias

Novella mengaku sengaja mengangkat tema comeback stronger karena diambil dari semangat perjuangan Sumpah Pemuda.

"Kita berharap selama pandemi ini berlangsung tidak membuat kita putus asa, justru membuat kita bangkit menjadi pemuda yang lebih kuat," kata Novella.

Melalui sarasehan kebangsaan ini, lanjut Novella, pihaknya berharap kepada masyarakat, khususnya para pemuda agar terus melangkah apapun situasinya untuk kemajuan bangsa dan negara.

Novella juga mengaku bersyukur karena peserta yang hadir sekitar 600 orang lebih dan sangat antusias.

"Harapannya untuk pemuda Indonesia adalah terus melangkah apapun situasinya untuk Indonesia yang lebih baik," ujarnya.