Pesan Berantai Hoaks Sepekan: Kominfo Bagikan Kuota Internet 150 GB hingga Subsidi Rp 189 Juta dari Pertamina

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah kabar hoaks masih beredar di media sosial selama sepekan terakhir. Beberapa di antaranya menyebar dalam bentuk pesan berantai.

Satu di antaranya informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membagikan kuota intenet 150 GB mulai 17-31 Agustus.

Informasi Kominfo bagikan kuota intenet 150 GB mulai 17-31 Agustus beredar lewat pesan berantai di aplikasi percakapan WhatsApp.

Berikut informasi tersebut:

"Dalam rangka memperingati HUT RI ke-76, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan operator jaringan seluler memberikan kuota data internet 150GB secara gratis mulai 17 Agustus hingga 31 Agustus. Menerima kondisi:1.Anda adalah warga negara Indonesia2.Nomor ponsel adalah operator jaringan Indonesia3.Isi ulang tidak valid setelah 31 Agustus

馃憠https://cutt.ly/gQBcQXZ"

Namun setelah ditelusuri, informasi Kominfo bagikan kuota intenet 150 GB mulai 17-31 Agustus tidak benar.

Saat ini Kemkominfo tidak memiliki program pemberian kuota sebesar 150GB dalam rangka memperingati HUT RI ke-76. Semua informasi terkait Kementerian Komunikasi dan Informatika dapat diakses melalui laman kominfo.go.id.

Selain informasi Kominfo membagikan kuota intenet 150 GB, terdapat pesan berantai hoaks lainnya yang telah ditelusuri. Berikut rangkumannya.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kabar Sinta Nuriyah Istri Gus Dur Meninggal Dunia

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri informasi Sinta Nuriyah istri  Gus Dur meninggal dunia pada 19 Agustus 2021
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri informasi Sinta Nuriyah istri Gus Dur meninggal dunia pada 19 Agustus 2021

Cek Fakta Liputan6.com mendapati informasi Sinta Nuriyah istri Almarhum Gus Dur meninggal dunia pada 19 Agustus 2021. Informasi tersebut beredar lewat aplikasi percakapan WhatsApp.

Berikut informasi Sinta Nuriyah istri Gus Dur meninggal dunia pada 19 Agustus 2021:

"Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun.Telah berpulang ke Rahmatullah Ibu Hj Sinta Nuriyah, (istri Alm Gus Dur). Pada hari ini, Kamis 19 Agustus 2021 +/- Jam 11.30 WIB.

Semoga Almarhumah menghadap Sang Khaliq dengan husnul khotimah dan mendapatkan tempat yang se baik- baiknya nya di sisi Allah SWT. Aamiin YRA Al Fatihah馃げ"

Setelah ditelusuri, informasi Sinta Nuriyah istri Gus Dur meninggal dunia pada 19 Agustus 2021 tidak benar.

Putri Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur membantah kabar yang menyebut bahwa ibundanya Sinta Nuriyah meninggal dunia.

Baca selengkapnya di tautan berikut ini.

RSPAL Dr Ramelan Surabaya Gelar Vaksinasi Covid-19 pada 16 Agustus 2021

Gambar Tangkapan Layar Kabar RSPAL Dr Ramelan Surabaya Gelar VaksinasiCovid-19 pada 16 Agustus 2021 (sumber: WhatsApp).
Gambar Tangkapan Layar Kabar RSPAL Dr Ramelan Surabaya Gelar VaksinasiCovid-19 pada 16 Agustus 2021 (sumber: WhatsApp).

Kabar tentang Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut (RSPAL) Dr Ramelan Surabaya, Jawa Timur menggelar vaksinasi Covid-19 pada 16 Agustus 2021 beredar di media sosial. Kabar tersebut beredar lewat pesan berantai di aplikasi percakapan WhatsApp.

Berikut isinya:

Bagi yang belum dapat vaksin Covid-19 1 dan 2 silakan datang ke RSAL untuk ikut vaksin di sana.

Hari/Tanggal : Senin, 16 Agustus 2021

Likasi : RSAL (Tenda depan Fakultas Kedokteran Hang Tuah) Mobil dan motor masuk lewat depan frontage A. Yani

Pukul : 07.00 - selesai

Syarat:

1. Vaksin 1 - KTP asli

2. Vaksin 2 - KTP asli dan surat vaksin ke 1

3. Vaksin ke 1 bukan di RSAL tetap bisa datang

4. Hanya untuk jadwal vaksin ke 2 pas di hari H (Tgl. 16 Agustus) atau yang sudah lewat waktunya vaksin ke 2 tidak boleh ikut

5. KTP Surabaya maupun luar Surabaya tetap bisa datang, tanpa surat domisili

6. Jenis vaksin : Sinovac."

Setelah ditelusuri, kabar tentang RSPAL Dr Ramelan Surabaya, Jawa Timur menggelar vaksinasi Covid-19 pada 16 Agustus 2021 ternyata tidak benar atau hoaks.

Baca selengkapnya di tautan berikut ini.

Subsidi Pemerintah dari Pertamina Rp 189 Juta

Gambar Tangkapan Layar Kabar Hoaks Pemerintah Bagikan Subsidi Rp 189 juta dari Pertamina (sumber: WhatsApp).
Gambar Tangkapan Layar Kabar Hoaks Pemerintah Bagikan Subsidi Rp 189 juta dari Pertamina (sumber: WhatsApp).

Kabar tentang pemerintah membagikan subsidi Rp 189 juta dari Pertamina beredar di media sosial. Kabar tersebut beredar lewat pesan berantai di aplikasi percakapan WhatsApp sejak Minggu 15 Agustus 2021.

Pesan berantai tersebut berisi pemberitahuan bahwa penerima mendapat subsidi pemerintah sebesar Rp 189 juta dari Pertamina. Berikut isinya:

Nomor Anda mndptkan

Subsidi Pemerintah

Rp.189.000.000

PIN PEMEN4NG; FF1178A

Info

WA ;

087747458068

Buka ;

s.id/pertamina-berkah68

Setelah ditelusuri, kabar tentang pemerintah membagikan subsidi Rp 189 juta dari Pertamina ternyata tidak benar alias hoaks. Faktanya, pemerintah melalui Pertamina tidak pernah membagikan subsidi sebesar Rp 189 juta.

Baca selengkapnya di tautan berikut ini.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel