Pesan Dewan Masjid Indonesia Soal Penutupan Masjid Saat PPKM Darurat

·Bacaan 1 menit

VIVA – Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) mendukung langkah Pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM darurat. Salah satu kebijkannya adalah menutup sementara rumah ibadah.

Menurut JK, keputusan pemerintah tersebut adalah sebuah langkah tepat untuk melindungi masyarakat dari paparan virus COVID-19. Mengingat rumah ibadah merupakan salah satu tempat yang potensi menimbulkan kerumunan sehingga dapat mempercepat laju penyebaran virus tersebut.

“Salah satu tempat orang berkumpul adalah rumah ibadah, karena itulah maka peraturan dalam PPKM yang akan berlaku ini di mana rumah ibadah akan ditutup itu adalah salah satu cara yang baik untuk melindungi kita semua,” ujar JK di Jakarta, Kamis, 1 Juli 2021.

Baca Juga: Ada PPKM Darurat, Menko Luhut Pastikan Bansos Kembali Disalurkan

Meski demikian, JK mengharapkan perangkat Mesjid, terutama muadzin, tetap menggelar azan sesuai waktu solat. Lalu, marbot masjid tetap ke masjid sebagaimana hari-hari biasa.

Lebih lanjut JK mengingatkan, dalam ajaran Islam hal yang paling utama adalah menjaga keselamatan sesama. Untuk itu, seluruh muslim di Indonesia harus mematuhi peraturan dari Pemerintah tersebut, dengan tidak berkumpul di masjid demi keselamatan sesama.

Terkait pelaksanaan Salat Idul Adha dalam rangka hari raya kurban yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. JK menyarankan, agar pelaksanaan ibadah tersebut sedapatnya dilakukan di rumah saja atau pada tempat-tempat yang terbatas.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel