Pesan Fathanah kepada Istri Mudanya

TEMPO.CO, Depok - Sefti Sanustika, 25 tahun, menjenguk suaminya, Ahmad Fathanah di Rumah Tahanan KPK pada Kamis pagi, 9 Mei 2013. Istri muda Fathanah ini mengatakan suaminya menitipkan pesan kepadanya.

"Jaga anak kita, banyak berdoa supaya masalah ini cepat selesai," kata Sefti menirukan ucapan Fathanah. Selain itu, Fathanah meminta Sefti untuk bersabar.

Menurut dia, saat ini Fathanah dalam keadaan sehat walaupun sempat sakit beberapa hari sebelumnya. Namun, Sefti menolak menjelasakan perihal asal mula barang-barang pemberian Fathanah, termasuk sebuah rumah di Perumahan Pesona Kayangan, Depok.

Sefti hanya mengatakan semua barang-barang pemberian Fathanah sudah diserahkan ke KPK. "Saya enggak mau komentar masalah itu," katanya. Begitupun ketika Tempo meminta alamat rumah di Pesona Kayangan itu. "Rahasia dong."

Sefti menikah dengan Ahmad Fathanah pada akhir Juni 2011. Perkenalan keduanya terjadi di Puncak, Bogor, dengan perantara seorang sahabat. Setelah dekat, Fathanah memutuskan meminang Sefti.

Fathanah kini ditahan KPK. Dia terjerat kasus dugaan suap impor daging sapi yang juga melibatkan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq. Fathanah juga diketahui memberikan sejumlah uang dan barang kepada perempuan, diantaranya Ayu Azhari, Vitalia Shesya, Tri Kurnia Puspita, dan Maharani Suciyono.

ILHAM TIRTA

Topik terhangat:

Penggerebekan Teroris | E-KTP |Vitalia Sesha & Wanita-wanita Fathanah | Perbudakan Buruh

Berita lainnya:

Bos Perbudakan Buruh Panci, Yuki Irawan Buka Suara

Tersangka Teroris Sembunyi di Bak Air

Pintar Agama dan Bahasa Arab, Fathanah Tak Jumatan

Arya Wiguna: Vitalia Sesha itu Beneran Cantik

Fathanah Naikkan Gaji Sopir Tiap Bulan

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.