Pesan Jokowi dan Ma'ruf Amin Memaknai Sumpah Pemuda

Fikri Halim, Reza Fajri
·Bacaan 2 menit

VIVAPresiden Joko Widodo berharap semangat Sumpah Pemuda terus menyala meski sudah 92 tahun berlalu. Apalagi saat ini katanya adalah era globalisasi yang penuh dengan persaingan yang ketat.

"Tidak jarang kompetisi itu berujung pada upaya saling mengalahkan, saling menghancurkan. Hal itu menjadi energi negatif yang merugikan kita semuanya," kata Jokowi, Rabu, 28 Oktober 2020.

Sumpah Pemuda, katanya, justru membawa energi positif. Yang menurutnya menyatukan persaingan dan perbedaan, tidak harus melupakan adanya masalah-masalah bersama, kepentingan bersama, maupun tujuan-tujuan bersama.

"Yang semuanya bisa kita selesaikan dengan cara bersatu dan bekerja sama," ujar Jokowi.

Baca juga: Viral Komodo Adang Truk, KLHK: Memang Jalurnya di Situ

Jokowi mengingatkan, bersatu dan bekerja sama adalah kunci untuk mencapai Indonesia maju. Sehingga upaya-upaya untuk menjaga persatuan katanya harus terus dilakukan.

"Menjadi Indonesia tidak cukup hanya dengan menjadi bagian dari wilayah Indonesia. Kita harus bekerja sama merawat keindonesiaan. Keindonesiaan harus dijaga dengan semangat solidaritas dan rasa persaudaraan. Kita harus saling membantu satu sama lain dalam semangat solidaritas," katanya.

Presiden Jokowi juga menyinggung soal pembangunan infrastruktur. Membangun Indonesia, katanya, harus secara adil dan merata, yakni membangun Indonesia sentris, dengan membangun dari pinggiran, dari desa, dari pulau terdepan hingga perbatasan.

"Kita juga membangun infrastruktur yang memudahkan konektivitas antara wilayah, antarpulau untuk mempersatukan Indonesia," kata Jokowi.

Ma’ruf Amin Ajak Pemuda Kalahkan Musuh Bersama

Sementara itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjelaskan, bangkitnya semangat persatuan bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan dimulai dari komitmen kuat para pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928. Untuk itu, dia berharap ikrar Sumpah Pemuda ini terus menjadi sumber inspirasi dan energi pemersatu bagi kaum muda dalam berkarya mengisi kemerdekaan.

"Sumpah Pemuda menjadi inspirasi sekaligus energi yang menjadikan keragaman budaya Indonesia kekuatan pemersatu dalam mengalahkan musuh bersama bangsa dan mengantar Indonesia meraih kemerdekaan," kata Ma'ruf dalam ucapan Selamat Hari Sumpah Pemuda lewat rekaman video, Rabu, 28 Oktober 2020.

Terlebih, kata Ma'ruf, di tengah suasana sulit yang menimpa bangsa Indonesia saat ini akibat wabah COVID-19, peran aktif kaum muda sangat diperlukan dalam upaya memutus mata rantai penularan virus dan menanggulangi dampak pandemi yang multi dimensi.

"Mari jadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini sebagai momentum bersatu dan bangkitnya pemuda Indonesia, untuk terus berinovasi, bergerak dan bergotong royong mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera," ujar Ma'ruf.

Untuk mewujudkan hal tersebut, menurut Wapres Ma'ruf, dibutuhkan juga para pemuda dan pemudi yang tidak hanya sehat dan cerdas. Tetapi juga yang inovatif dan juga produktif.

"Jadilah pemuda dan pemudi Indonesia yang sehat, cerdas, inovatif, dan produktif," kata Ma'ruf.

Sebagai informasi, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengambil semangat "Bersatu dan Bangkit" sebagai tema peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-92 Tahun 2020. (ase)